Mitos Mesin Pencetak Uang: Mengupas Realita, Margin, dan Risiko Bisnis SPBU Pertamina

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 91 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SPBU (sumber: Pertamina Retail)

Foto: SPBU (sumber: Pertamina Retail)

Secara kumulatif, biaya operasional rutin SPBU dapat mencapai Rp70 juta hingga Rp80 juta setiap bulan.

Tantangan Bisnis dan Estimasi Return on Investment (ROI)

Sebagai bisnis yang harganya dikontrol penuh oleh pemerintah dan produsen, pemilik SPBU tidak memiliki fleksibilitas untuk menentukan harga jual atau memberikan potongan harga demi menarik pasar. Profitabilitas murni ditentukan oleh volume lalu lintas kendaraan dan tingkat kepatuhan audit standar layanan (seperti audit Pasti Prima).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skenario OperasionalKondisi PendukungEstimasi Laba Bersih / BulanPayback Period (Modal Rp12 M)

Skenario OptimisLokasi ramai, nilai audit tinggi, porsi Pertamax & NFR tinggiRp80 juta – Rp100 juta~10 – 12 Tahun

Skenario PesimisRekayasa jalan, kompetisi SPBU dekat, penurunan volumeRp20 juta – Rp30 juta>25 Tahun

Kesimpulan

Bisnis SPBU Pertamina pada hakikatnya adalah investasi pada lokasi dan jaringan distribusi, bukan sekadar perdagangan komoditas. Keputusan pemilihan lahan sebelum pembangunan menjadi penentu tunggal keberhasilan usaha. Ketika lokasi yang dipilih tepat, SPBU menawarkan arus kas yang stabil dalam jangka panjang; namun jika perhitungan lalu lintas meleset, aset bernilai miliaran rupiah tersebut sangat sulit untuk dialihkan atau dipindahkan.

Baca Juga :  Pinjaman Daerah: Langkah Berani Membangun Negeri, Bukan Beban Masa Depan

Berita Terkait

Benarkah Pertalite Langka Demi Genjot Keuntungan Pertamax? Menguak Realita Margin Bisnis SPBU
Menatap Masa Depan Kupang dari Semau: Ketika Patung Kristus Memberkati Menjadi ‘GWK’ NTT
Antara Kertas Statistik dan Realitas Hidup: Mengapa Banyak Warga Mendadak ‘Naik Kelas’ Desil?
Menepis Kritik dengan Etika: Ketika Jemari di Media Sosial Melupakan Jasa Para Abdi Negara
Pinjaman Daerah: Langkah Berani Membangun Negeri, Bukan Beban Masa Depan
Arah Angin di Bumi Flobamora: Menakar Kunjungan Jokowi ke Kupang
Beli Meja-Kursi Pakai Dana BOS, Boleh atau Melanggar Hukum? Ini Aturannya.!!!
“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Aksi Nyata Gereja dan Pemkab Kupang: Resmikan Yayasan, TK, hingga Sumur Bor di Oeltua

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WITA

Sambil Olahraga Bisa Cek Kesehatan dan Bayar Pajak: Jasa Raharja NTT dan Mitra Padati CFD El Tari Kupang  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:51 WITA

Jendra Sergio Kapitan: Il Capitano, 2 Gol Penentu Kemenangan PS Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Misteri Puluhan Truk Putih ‘Kopdes Merah Putih’ Berplat Merah Mengular di Pelabuhan Bolok

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Magnet Kristus di Puncak Lalaka: Saat Ikon Iman Menjadi Mesin Ekonomi Rakyat Semau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Kucurkan Dana Desa, Pemdes Oeniko Salurkan BLT Rp1,8 Juta Untuk 20 KPM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Ketika Dana Desa di Tangan yang Tepat: 17 Rumah Layak Huni Wujudkan Asa Warga Oeniko

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:06 WITA

Tekan Angka Kecelakaan Fatal, Jasa Raharja dan ORGANDA Jadikan Keselamatan Fondasi Utama Transportasi Darat

Berita Terbaru