Mitos Mesin Pencetak Uang: Mengupas Realita, Margin, dan Risiko Bisnis SPBU Pertamina

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 83 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SPBU (sumber: Pertamina Retail)

Foto: SPBU (sumber: Pertamina Retail)

Dengan asumsi penjualan rata-rata 15.000 liter per hari, pendapatan kotor SPBU berkisar antara Rp4,5 juta per hari atau Rp120 juta hingga Rp150 juta per bulan.

Guna memperbesar margin, para pengelola SPBU mengandalkan dua strategi utama:

Peningkatan Porsi BBM Non-Subsidi: Margin BBM non-subsidi yang lebih tinggi membuat komposisi pelanggan kendaraan baru menjadi sangat vital bagi profitabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan Non-Fuel Retail (NFR): Pemanfaatan area SPBU untuk sewa minimarket, kedai kopi, ATM center, hingga bengkel. Berbeda dengan BBM, pendapatan dari NFR bersifat fleksibel dan sepenuhnya menjadi hak pengelola.

Struktur Biaya Operasional dan Risiko Penguapan

Setiap bulannya, SPBU dihadapkan pada pos pengeluaran tetap (fixed cost) yang cukup besar, di antaranya:

Gaji Karyawan: Operasional 24 jam memerlukan 12 hingga 15 personel (operator, kasir, teknisi, dan keamanan) dengan estimasi biaya Rp40 juta–Rp50 juta per bulan.

Penerangan & Listrik Pompa: Penggunaan daya tinggi untuk pompa dan fasilitas pendukung memakan biaya Rp15 juta–Rp20 juta per bulan.

Penyusutan Fisik (Losses): Sifat alami BBM yang menguap di tangki penyimpanan menimbulkan kerugian volume berkisar 0,1% hingga 0,2% dari total pengiriman.

Baca Juga :  Antara Netralitas dan Akuntabilitas: Menimbang Kebijakan Penundaan Kasus Korupsi di Masa Pilkada 2024

Berita Terkait

Benarkah Pertalite Langka Demi Genjot Keuntungan Pertamax? Menguak Realita Margin Bisnis SPBU
Menatap Masa Depan Kupang dari Semau: Ketika Patung Kristus Memberkati Menjadi ‘GWK’ NTT
Antara Kertas Statistik dan Realitas Hidup: Mengapa Banyak Warga Mendadak ‘Naik Kelas’ Desil?
Menepis Kritik dengan Etika: Ketika Jemari di Media Sosial Melupakan Jasa Para Abdi Negara
Pinjaman Daerah: Langkah Berani Membangun Negeri, Bukan Beban Masa Depan
Arah Angin di Bumi Flobamora: Menakar Kunjungan Jokowi ke Kupang
Beli Meja-Kursi Pakai Dana BOS, Boleh atau Melanggar Hukum? Ini Aturannya.!!!
“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Aksi Nyata Gereja dan Pemkab Kupang: Resmikan Yayasan, TK, hingga Sumur Bor di Oeltua

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WITA

Sambil Olahraga Bisa Cek Kesehatan dan Bayar Pajak: Jasa Raharja NTT dan Mitra Padati CFD El Tari Kupang  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:51 WITA

Jendra Sergio Kapitan: Il Capitano, 2 Gol Penentu Kemenangan PS Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Misteri Puluhan Truk Putih ‘Kopdes Merah Putih’ Berplat Merah Mengular di Pelabuhan Bolok

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Magnet Kristus di Puncak Lalaka: Saat Ikon Iman Menjadi Mesin Ekonomi Rakyat Semau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Kucurkan Dana Desa, Pemdes Oeniko Salurkan BLT Rp1,8 Juta Untuk 20 KPM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Ketika Dana Desa di Tangan yang Tepat: 17 Rumah Layak Huni Wujudkan Asa Warga Oeniko

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:06 WITA

Tekan Angka Kecelakaan Fatal, Jasa Raharja dan ORGANDA Jadikan Keselamatan Fondasi Utama Transportasi Darat

Berita Terbaru