Kupang, AtlasNews.ID- Dua (2) Bibit Siklon Tropis muncul sekitar perairan selatan Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II El tari Kupang kembali menghimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk waspada terkait adanya dampak cuaca ekstream yang terjadi dan bahaya bencana Hidrometeorologi.
Pantauan media ini,.AtlasNews.id, himbauan tersebut secara resmi dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II El tari Kupang lewat akun instagram @infobmkgeltari, Kota Kupang, selasa(12/03/2024) malam.

Press Release yang telah dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II El tari Kupang dengan nomor : B/ME.02.04/007/KKOE/III/2024 tentang kewaspadaan cuaca ekstream di Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 07 Maret 2024 yang berlaku tanggal 08 sampai 14 Maret 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat dari dinamika atmosfer terkini maka Stasiun Meteorologi Kelas II El tari Kupang menghimbau masyarakat untuk waspada.
Dikatakan, berdasarkan analisis dinamika atmosfer dan laut, terpantau adanya bibit siklon tropis 91S dan 93P di Samudera Hindia bagian tenggara, barat daya Provinsi Banten.
Potensi bibit siklon tropis 91S dapat menjadi siklon tropis dalam waktu 24 jam kedepan pada kategori sedang dan menjadi monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Australia.
Dalam pantauan, terdapat area terindikasi bibit siklon tropis di wilayah selatan NTT.
Dijelaskan, dan terpantau juga bibit siklon tropis 93P di teluk Carpentaria sekitar utara benua Australia yang bergerak ke timur-tenggara sehingga membentuk daerah perlambatan, pertemuan, dan belokan angin.
Kondisi tersebut mengakibatkan meningkatnya intensitas curah hujan dan angin kencang di wilayah NTT.
Potensi bibit siklon tropis 93P dapat menjadi siklon tropis dalam waktu 24 jam kedepan pada kategori rendah.
Aktifnya gelombang equatorial rossby dan fenomena madden julian oscillation (MJO) juga menyebabkan NTT berpotensi hujan sedang atau lebat hingga ekstream yang disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan pantauan tersebut, diperkirakan wilayah NTT akan mengalami bencana Hidrometeorologi pada tanggal 13-18 Maret 2024.
Adapun wilayah yang akan terdampak yakni: Kab. Manggarai Barat, Kab. Manggarai, Kab. Manggarai Timur, Kab. Ngada, Kab. Nagekeo, Kab. Ende, Kab. Sikka, Kab. Flores Timur, Kab. Lembata, Kab. Alor, Kab. Belu, Kab. Malaka, Kab. TTU, Kab.TTS, Kab. Kupang, Kota Kupang, Kab. Rote Ndao, Kab. Sabu Raijua, Kab. Sumba Timur, Kab. Sumba Tengah, Kab. Sumba Barat dan Kab. Sumba Barat Daya.
Pada kesempatan tersebut, Stasiun Meteorologi Kelas II El tari Kupang menghimbau setiap pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap cuaca ekstrem selama sepekan kedepan.
Diharapkan, masyarakat tidak panik dan mengantisipasi dampak cuaca ekstream yang dapat mengakibatkan bencana Hidrometeorologi.
Khusus untuk daerah yang bertopografi curam, bergunung dan tebing patut diwaspadai akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat hujan dengan curah tinggi.
Selain itu, himbauan Stasiun Meteorologi Kelas II El tari Kupang kepada masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi dan peringatan dini 3 hari dan peringatan dini melalui sosial media @infobmkgeltari dan layanan informasi cuaca 24 jam di saluran telepon (0380) 881613 atau WhatsApp 0811-3940-4264.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















