Gemoy Dapat Nomor Urut 4, Ada Energi Positif, Ada Filosofi, Hingga Sejarah Kembali Terulang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024 - 18:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 412 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

Oelamasi, AtlasNews. ID – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Yosef Lede, SH – Aurum Titu Eki, S.Ars.,M.Ars (Gemoy) sangat beruntung karena mendapatkan nomor urut 4, saat penarikan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang yang digelar KPU Kabupaten Kupang pada Senin (23/09/2024).

Menurut mantan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki pada kesempatan saat acara pengundian nomor urut selesai mengatakan, sejarah kembali terulang.

Pasalnya pada pemilihan Bupati Kupang periode 2009-2014, Ayub Titu Eki yang berpasangan dengan Viktor Tiran dengan tagline Tutor juga mendapat nomor urut 4.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nomor yang mengantarkan paket Tutor memenangkan kontestasi politik pada tahun tersebut.

Gemoy Dapat Nomor Urut 4, Ada Energi Positif, Ada Filosofi, Hingga Sejarah Kembali Terulang
Foto: Paket Gemoy saat menerima undian nomor Urut di halaman Kantor KPU Kabupaten Kupang, Senin, (23/09).

Dilansir dari yourtango.com, angka 4 dalam Numerologi adalah angka keempat dalam urutan, setelah angka 1 , angka 2 , dan angka 3.

Angka 4 dikaitkan dengan fokus, organisasi, kesejahteraan, dan tekad. Angka ini menekankan pentingnya menggunakan energi positif untuk membangun fondasi bagi masa depan.

Mereka yang berasosiasi dengan angka 4 dan energinya dikenal sebagai orang yang terus terang, stabil, praktis, dan percaya diri, meskipun mereka sering kali kesulitan menyesuaikan diri dengan perubahan.

Baca Juga :  Sejarah Baru Tercipta, 6 Bulan Kepemimpinan Yos-Aurum: Calon Ibukota DOB Amfoang Ditetapkan!

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru