Melki-Johni Siapkan Sekolah Vokasi Di Sumba Barat: Kembangkan Potensi Peternakan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, AtlasNews. ID – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Jhoni Asadoma yang familiar dengan tagline Melki-Johni, berkomitmen untuk membangun sekolah Vokasi khusus peternakan di Kabupaten Sumba Barat.

Hal tersebut di sampaikan dalam kampanye di Desa Lamboya, Kecamatan Tanah Riwu, Kabupaten Sumba Barat, pada Kamis (15/11/2024), Melki-Johni menyoroti pentingnya pendidikan vokasi sebagai kunci pengembangan potensi lokal.

Menurutnya potensi pengembangan peternakan sangat menjanjikan mengingat Pulau Sumba merupakan wilayah yang memiliki tradisi kuat dalam memelihara ternak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melki menilai bahwa meskipun masyarakat Sumba Barat telah lama bergantung pada peternakan sebagai sumber penghidupan, kurangnya pendidikan formal di bidang ini menjadi penghambat dalam pengelolaan dan pengembangan industri peternakan.

“Kami akan menghadirkan sekolah vokasi peternakan untuk memastikan masyarakat Sumba Barat dapat mengelola ternak dengan lebih profesional, dari perawatan hingga produksi hasil ternak”, ujar Melki.

Menurut Melki, sekolah vokasi ini tidak hanya dirancang untuk memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga bertujuan mencetak generasi peternak yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga :  Deklarasi Akbar Melki - Johni Akan Digelar Di 5 Titik, Ini Lokasi Dan Jadwalnya

Berita Terkait

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:35 WITA

Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Berita Terbaru