Pariwisata dan Infrastruktur Hijau dari Melki-Johni Untuk NTT

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 63 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

Kupang, AtlasNews. ID – Sektor Pariwisata dan pembangunan Infrastruktur hijau akan jadi prioritas bagi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor Urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma yang familiar dengan tagline Melki-Johni.

Untuk diketahui, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu daerah dengan potensi pariwisata yang luar biasa di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, NTT memiliki 1.852 destinasi wisata yang tersebar di berbagai pulau dan wilayah, dengan 720 diantaranya berupa wisata alam.

Namun, di balik kekayaan alamnya, NTT masih menghadapi tantangan serius dalam pembangunan dan kesejahteraan sosial. Provinsi ini menempati urutan ketiga dalam daftar provinsi termiskin di Indonesia, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,2 juta jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari angka tersebut, 6,6 persen berada dalam kategori miskin ekstrem, yang berarti masih banyak warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, sanitasi, kesehatan, perumahan, pendidikan, dan akses informasi.

Presiden Jokowi telah meletakkan banyak pondasi bagi kemajuan NTT dimana programnya akan dilanjutkan oleh Presiden Prabowo, dimana di NTT seluruh pondasi pembangunan tersebut akan menjadi komitmen Paslon 02 Melki Laka Lena dan Johanis Asadoma.

Baca Juga :  Simulasi Tanggap Darurat! Jasa Raharja NTT Diberi Pelatihan dan Praktek Pemadaman Api

Berita Terkait

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT
Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”
Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan
DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang di Masa Reses, Sah Secara Aturan?
5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah
Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku
Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WITA

Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan

Jumat, 17 April 2026 - 21:48 WITA

DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang di Masa Reses, Sah Secara Aturan?

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Rabu, 15 April 2026 - 17:08 WITA

Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 12:41 WITA

Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan

Berita Terbaru