Kunjungi Korban Bencana Tanah Longsor Kelurahan Takari, Ini Pesan Bupati Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 596 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, AtlasNews. ID – Bencana tanah longsor melanda Kelurahan Takari, Kecamatan Takari pada Sabtu (01/03) yang mengakibatkan 3 rumah tertimbun longsor, dan sebanyak 35 Kepala Keluarga dan 151 Jiwa diungsikan ke Aula Kantor Kecamatan Takari.

Bencana tanah longsor yang terjadi mendapat perhatian dari Bupati Kupang Yosef Lede, S.H., yang langsung mengunjungi korban di lokasi pengungsian dan juga meninjau lokasi kejadian pada hari Selasa (04/03/2025) sore.

Dalam kunjungan di lokasi pengungsian, Bupati Kupang didampingi Kepala Dinas Sosial, Paulus Liu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Habel Mbate, Camat Takari, Lurah Takari dan Kepala Puskesmas Takari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, orang nomor satu Di Kabupaten Kupang itu mengimbau agar dinas teknis terkait segera berkoordinasi dalam upaya pemulihan pasca bencana.

Selain itu, Yosef Lede juga memberi pesan kepada dinas terkait untuk selalu mengedepankan kesehatan para pengungsi terutama bagi para ibu hamil dan menyusui, anak anak dan lansia.

Bupati Kupang Yosef Lede juga meminta di hadapan Kadis Sosial dan Camat Takari hingga lurah Takari untuk selalu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat terdampak bencana longsor.

“Rehabilitasi dan rekonstruksi disarankan menjadi prioritas, termasuk memastikan layanan dasar bagi masyarakat terdampak, seperti logistik yang memadai, serta kebutuhan harian pengungsi. Jika butuh apa segera koordinasi dengan dinas terkait, jangan tunggu sampai logistik atau kebutuhan habis, pastikan semua tersedia untuk mereka”, ujarnya.

Menurutnya, sebagai langkah awal yang di lakukan Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Kupang, yakni menyiapkan dapur umum lapangan agar terpenuhi kebutuhan makanan dan minuman masyarakat yang terdampak bencana adalah tepat.

Baca Juga :  2 Desa di Kupang Tengah Dorong Sektor Perikanan dan Peternakan Jadi Pondasi Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”
Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ
Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang
Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara
Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 
310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.
Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:50 WITA

Dinas Sosial Kabupaten Kupang Bantah Oma Avo Tak Tersentuh Bantuan: “Sudah Tercover BLT Sejak 2020”

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Sabtu, 18 April 2026 - 22:04 WITA

Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terbaru