Arah Angin di Bumi Flobamora: Menakar Kunjungan Jokowi ke Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 72 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Him Mone

ATN – Jalanan Kota Kupang diprediksi akan riuh pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, dijadwalkan kembali menginjakkan kaki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadirannya dalam agenda publik seperti jalan santai di kawasan Car Free Day Jalan El Tari hingga Karnaval Budaya di Pantai Lai Lai Bissi Koepan (LLBK) siap menyedot perhatian ribuan warga.

Bagi sebagian orang, kedatangan ini adalah obat rindu bagi mantan kepala negara yang selama satu dekade memimpin begitu lekat dengan masyarakat NTT. Namun di panggung politik nasional, safari politik ini tak lepas dari sorotan tajam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karpet Merah Warga dan Sentuhan “Bapak Pembangunan NTT”

Tidak bisa dipungkiri, masyarakat NTT memiliki ikatan emosional tersendiri dengan Jokowi. Selama dua periode masa jabatannya, Jokowi tercatat 20 kali mengunjungi NTT sebuah rekor frekuensi kunjungan presiden terbanyak ke wilayah kepulauan ini sepanjang sejarah Indonesia modern.

Kerinduan masyarakat NTT bukan tanpa alasan. Di bawah kepemimpinannya, NTT bertransformasi dari daerah yang kerap diidentikkan dengan ketertinggalan menjadi salah satu episentrum pembangunan infrastruktur nasional. Beberapa jejak nyata “buah tangan” pembangunan Jokowi di NTT meliputi:

Infrastruktur Air & Ketahanan Pangan: Pembangunan deretan bendungan strategis seperti Bendungan Raknamo (Kupang), Rotiklot (Belu), Napun Gete (Sikka), hingga Temef (TTS) untuk mengatasi masalah kekeringan menahun.

Wajah Beranda Negara (PLBN): Modernisasi Pos Lintas Batas Negara seperti PLBN Motaain, Motamasin, Wini, dan Napan yang mengubah wajah perbatasan Indonesia–Timor Leste menjadi megah dan membanggakan.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Memakan Korban. Seorang Anak Di Kabupaten Kupang Tewas Tertimpa Pohon

Berita Terkait

Beli Meja-Kursi Pakai Dana BOS, Boleh atau Melanggar Hukum? Ini Aturannya.!!!
“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “
Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan
Transformasi Ekonomi dan Industrialisasi Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki
Ormas Dan Klaim Palsu: Ancaman Bagi Kepercayaan Program Unggulan Prabowo-Gibran
Pemuda sebagai Motor Perubahan: Menjawab Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Transparansi Demokrasi Tercoreng Sikap KPU Kabupaten Kupang. Kebebasan Pers Dibungkam

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:06 WITA

Fali Leo”: Pesan Haru AKBP Rudy Ledo Lepas Jabatan Kapolres Kupang saat Tradisi Pedang Pora

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:44 WITA

AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres Kupang

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:12 WITA

Garam Kupang Emas Beredar. Politisi Perindo Minta Pemkab Tetap Melindungi Warga dari Limbah dan Polusi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:28 WITA

Komitmen Pemdes Manulai 1: BLT Dana Desa TA 2026 Cair Lagi untuk 31 KPM

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WITA

Penyegaran Birokrasi Oelamasi: Wakil Bupati Kupang Lantik 54 Pejabat dan Kepala Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:25 WITA

Hilirisasi Garam Lokal “Kupang Emas” di Oebelo: Dorong Pendapatan Daerah hingga Buka Lapangan Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WITA

Sambut Garam “Kupang Emas”, Kades Oebelo Ingatkan Pentingnya Pengawasan Polusi Pabrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:15 WITA

Garam Lokal Siap Kuasai Pasar: Pemkab Kupang Resmi Gandeng PT Garam Cahaya Indonesia!

Berita Terbaru

Daerah

AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres Kupang

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:44 WITA