KUPANG, ATN – Wacana skema pinjaman daerah yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kupang memicu beragam dinamika di ruang publik. Menanggapi polemik tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi Gabungan Nasdem-Perindo, Mesak Mbura, angkat bicara dengan pandangan tegas dan kritis.
Dalam keterangan kepada AtlasNews, Jumat (31/07/2026) politisi Partai Perindo itu meminta publik dan sejumlah anggota legislatif tidak boleh melihat opsi pinjaman daerah secara sempit sekadar sebagai “penumpukan beban utang”.
Mesak menegaskan bahwa pinjaman daerah pada hakikatnya adalah instrumen pembiayaan alternatif yang sah dan strategis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dinilai relevan untuk memotong birokrasi anggaran yang lambat dan mempercepat penyediaan fasilitas publik tanpa harus tersandera keterbatasan APBD murni.
“Kita harus kritis namun rasional. Pinjaman daerah bukanlah beban jika dikelola dengan kalkulasi yang matang, melainkan stimulus untuk mendongkrak ekonomi rakyat yang selama ini tertahan akibat minimnya infrastruktur,” tegas Mesak Mbura.
Dalam analisisnya, Mesak Mbura dengan tegas membeberkan sejumlah keunggulan taktis jika Pemkab Kupang mengeksekusi kebijakan pinjaman daerah ini secara tepat sasaran.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















