KUPANG, ATN – Tekad kuat Zem Daud Giri, SE., untuk membawa angin perubahan bertiup mengencang di Desa Baumata. Berbekal komitmen transparansi tanpa celah dan semangat inklusivitas, agenda pembaharuan dirancang untuk mewujudkan Baumata yang mandiri, adil, sejahtera, makmur, serta berbudaya.
Zeda Giri, begitu ia disapa mengungkapkan langkah pembaharuan ini lahir dari refleksi mendalam atas kondisi pembangunan desa yang dinilai sempat mengalami stagnasi.
Hal tersebut yang mendorongnya untuk maju dan memeriahkan kontestasi politik tingkat desa pada pemilihan kepala desa Baumata tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun pemangkasan dana desa dari pemerintah pusat yang mencapai kurang lebih 65 persen tidak dijadikan alasan untuk patah semangat, melainkan pemicu untuk melepaskan ketergantungan dari bantuan luar dan mengoptimalkan potensi lokal secara mandiri.
Mengoptimalkan Potensi Alam Menuju Kemandirian Ekonomi
Zeda Giri dalam keterangan kepada AtlasNews Senin (21/09/2026) mengatakan, Desa Baumata dianugerahi kekayaan alam dan daya tarik yang sangat melimpah. Pengelolaan potensi alam secara maksimal menjadi prioritas utama guna mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD) sebagai tulang punggung pembangunan lokal seperti
- Kemandirian PAD: Mengoptimalkan sumber daya alam desa guna membiayai pembangunan tanpa bergantung penuh pada dana pusat.
- Desa Wisata & Agrobisnis: Mengembangkan destinasi unggulan seperti Kolam Baumata, Fatu Suba, dan Kali Biru, serta menggerakkan UMKM masyarakat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















