KUPANG, ATN – Sebuah bangunan kandang ternak babi di Dusun 6, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, kini dalam kondisi terbengkalai dan tak terawat.
Berdasarkan penulusuran AtlasNews, Senin (21/09/2026), bangunan yang diperkirakan berdiri sejak beberapa tahun lalu itu memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat setempat, bahkan disinyalir dibangun tanpa transparansi dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.
Kepala Desa Fatukanutu, Fransiskus M. A. Saebesi, secara terbuka mengaku bingung dan tidak pernah dilibatkan terkait keberadaan proyek di wilayah kekuasaannya tersebut. Sebagai pimpinan pemerintah desa, ia bahkan tidak mengetahui dari mana sumber anggaran pembangunan fasilitas perkandangan itu berasal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jujur, saat ini saya menyampaikan bahwa selaku Kepala Pemerintahan Desa, saya tidak tahu gedung itu dibangun dari sumber anggaran dinas mana, entah Dinas Peternakan atau dinas lain,” ujar Kades Fatukanutu
Ia mengungkapkan bahwa bangunan tersebut sudah berdiri sejak sekitar tahun 2022–2023, tetapi hingga saat ini sama sekali belum pernah dimanfaatkan secara baik. Bahkan, dari pantauannya di lapangan, tidak ada bekas tanda-tanda aktivitas peternakan di dalam fasilitas perkandangan tersebut.
“Tentu itu dibangun dari anggaran negara. Pemanfaatannya untuk ternak babi, tetapi kenyataannya masyarakat dan Pemerintah Desa melihat tidak ada aktivitas sama sekali. Masyarakat bertanya kepada saya, dan saya juga bingung,” tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















