Soal Wacana Pinjaman Daerah.!! Mesak Mbura: Jangan Alergi Utang, Ini Solusi Akselerasi Pembangunan!

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 119 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama, Penundaan pembangunan infrastruktur hanya akan mempermahal biaya konstruksi di masa depan akibat kenaikan harga material. Pinjaman daerah mengunci efisiensi biaya tersebut hari ini.

Kedua, Keadilan Antargenerasi (Intergenerational Equity) dimana Pembangunan infrastruktur berskala besar akan dinikmati hingga puluhan tahun ke depan. Secara prinsip keadilan, pembiayaannya memang idealnya ditanggung bersama oleh generasi sekarang dan masa depan, bukan membebankan seluruh anggaran pada satu tahun berjalan.

Das yang ketiga, pinjaman yang dilakukan berpotensi Dongkrak PAD, dimana pembangunan sarana publik yang produktif seperti pasar daerah, sentra logistik, hingga peningkatan fasilitas rumah sakit memiliki efek berantai (multiplier effect) yang langsung berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tegaskan Esensi: Kesejahteraan Rakyat, Bukan Menumpuk Utang

Kendati mendukung secara konseptual, Mesak memberikan catatan kritis terkait pelaksanaan di lapangan. Ia mengingatkan agar Pemkab Kupang tidak terjebak pada sekadar penyerapan anggaran, melainkan wajib berfokus pada tujuan hakiki pinjaman daerah, yaitu kesejahteraan masyarakat bawah.

“Proyek yang dibiayai dari dana pinjaman ini harus benar-benar infrastruktur penunjang ekonomi rakyat kecil. Harus ada jaminan bahwa pengerjaannya menyerap tenaga kerja lokal sehingga perputaran uangnya langsung dirasakan masyarakat Kabupaten Kupang,” tambah Mesak.

Menutup keterangannya, Mesak meyakini bahwa jajaran eksekutif Pemkab Kupang telah melakukan kalkulasi finansial yang presisi dan matang terkait kemampuan bayar (fiscal capacity), sehingga kebijakan ini tidak membebankan keuangan daerah di kemudian hari. DPRD, tegasnya, akan tetap menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar setiap rupiah dari pinjaman tersebut berdampak nyata bagi kemajuan daerah.

Baca Juga :  Ketua LP2TRI Tebar Isu Bohong, BPBD Kabupaten Kupang Beri Klarifikasi! 

Berita Terkait

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong
Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang
Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu
Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!
Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!
Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total
30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!
Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WITA

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WITA

Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 10:51 WITA

Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu

Selasa, 22 September 2026 - 07:20 WITA

Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!

Senin, 21 September 2026 - 16:46 WITA

Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WITA

30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Minggu, 20 September 2026 - 11:21 WITA

Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Sabtu, 19 September 2026 - 19:32 WITA

JPW Nekmese Cup II Resmi Ditutup! Jan Pieter Windy Janjikan Hadiah Rp100 Juta di Edisi Mendatang

Berita Terbaru