NAGEKEO, ATN – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir utara Flores.
Berdasarkan data pemutakhiran BMKG, guncangan gempa terjadi pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur, atau berpusat di laut sekitar 30 hingga 38 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman dangkal 15 kilometer.
Warga Berhamburan Keluar Rumah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, guncangan kuat dilaporkan dirasakan luas di berbagai daerah Flores, meliputi Kabupaten Nagekeo, Sikka (Maumere), Ende, Manggarai, hingga Manggarai Barat (Labuan Bajo).
Warga di Kota Maumere dan Labuan Bajo sempat panik dan berhamburan keluar dari dalam bangunan untuk mencari area terbuka.
Hingga saat ini, sebagian warga memilih tetap berada di luar rumah guna mengantisipasi kemungkinan runtuhnya bangunan akibat gempa susulan yang masih dirasakan.
Imbauan Evakuasi dan Peringatan Tsunami
BMKG melalui akun resmi @infobmkg, telah menetapkan status siaga potensial tsunami untuk wilayah pesisir utara NTT, seperti Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Sikka bagian utara, serta Ende bagian utara. Peringatan ini juga mencakup wilayah pesisir di sekitar Sulawesi Selatan dan Kepulauan Selayar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















