Di wilayah kerja Puskesmas Batakte, capaian CKG telah menembus 55 persen, menjadikannya salah satu wilayah dengan tingkat partisipasi masyarakat tertinggi di Kabupaten Kupang.
Kepala Puskesmas Batakte, Harlini Ludji, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kupang.
“Instruksi Bapak Bupati sangat jelas, seluruh masyarakat harus mendapatkan hak pelayanan pemeriksaan kesehatan tanpa terkecuali. Karena itu kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, tetapi aktif mendatangi mereka,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelayanan dilakukan secara rutin di rumah-rumah ibadah setiap hari Minggu, perusahaan seperti PLTU, PLTMG, dan peternakan ayam, pelayanan di pelabuhan bagi penumpang kapal, hingga kunjungan rumah kepada lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Melalui skrining tersebut, Puskesmas Batakte menemukan bahwa penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi masih menjadi kasus terbanyak. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan Hepatitis, pemantauan kesehatan ibu hamil, pelayanan neonatal, hingga deteksi dini berbagai penyakit tidak menular.
“Melalui CKG masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga pengobatan dapat segera dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat,” jelas Harlini.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















