Prestasi serupa juga ditorehkan Puskesmas Oesao yang hingga 29 Juni 2026 berhasil mencapai 54 persen cakupan pelayanan.
Kepala Puskesmas Oesao, drg. Tirza Vita, menjelaskan bahwa dari total 28.095 penduduk di wilayah kerjanya, sebanyak 15.282 warga telah memperoleh layanan CKG, sementara ribuan data lainnya masih dalam proses penyelesaian input ke sistem.
Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan dampak langsung dari Instruksi Bupati Kupang yang diterbitkan sejak Februari 2026 untuk mempercepat implementasi program CKG di seluruh wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah adanya instruksi tersebut, masyarakat menjadi semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan. Bahkan mereka datang sendiri ke Puskesmas sehingga kami membentuk tim khusus untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat,” ungkap drg. Tirza.
Puskesmas Oesao juga menerapkan strategi jemput bola melalui pelayanan di gereja, desa, kelurahan, hingga Posyandu. Mulai Juli 2026, jangkauan pelayanan semakin diperluas dengan memanfaatkan jaringan Posyandu dan penyampaian informasi melalui mimbar-mimbar gereja agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan CKG.
Selain meningkatkan cakupan pelayanan, program ini juga berhasil mendeteksi sejumlah kasus penyakit menular, termasuk Hepatitis. Seluruh pasien yang teridentifikasi langsung diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Kupang guna memperoleh penanganan medis secara berkelanjutan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















