Oelamasi, AtlasNews. ID – Dessy Ballo-Foeh angkat bicara terkait minimnya ketersediaan Vaksin Anti Rabies yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dalam upaya menanggulangi penyebaran Rabies.
Ketua komisi III DPRD Kabupaten Kupang itu sangat menyayangkan sikap Dinas Kesehatan yang terkesan tidak siap untuk menghadapi virus Rabies ini.
“Begitu saya baca di media soal berita rabies ini sudah makan korban, saya segera kontak Kadis Kesehatan Yoel Laitabun. Ternyata vaksin rabies hanya ada di 3 Puskesmas yaitu Naibonat, Oesao, dan Camplong”, ungkap Dessy Ballo-Foeh kepada media ini, Selasa(23/07/2024) di kediamannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinas Kesehatan kata dia seharusnya mempersiapkan mekanisme penanggulangan virus rabies ini jauh hari sejak pertama kali terjadi di kabupaten TTS.
Mirisnya ungkap Dessy Ballo-Foeh, Kepala Dinas Kesehatan sampaikan jika tempat untuk menyimpan vaksin rabies yang tidak tersedia sehingga stok juga tidak tersedia.
Selain itu dengan adanya korban jiwa dari virus rabies di Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah lewat Dinas Kesehatan dan Dinas terkait lambat dan gagal antisipasi virus.
“Kita berbatasan langsung dengan TTS, saat kejadian pertama di sana harusnya kita juga sudah siap semua termasuk ketersediaan Vaksin Anti Rabies”, terangnya.
Politisi PDI-P ini juga mempertanyakan sikap Pemerintah Daerah yang terkesan tidak serius menghadapi penyebaran virus.
“Warga yang meninggal ada yang dari di Amabi Oefeto Timur tapi karna vaksin tidak tersedia di puskesmas terdekat, ini mempercepat kematian rakyat sendiri”, tegasnya.
“Kenapa tidak disediakan di semua puskesmas. Ini sudah KLB dan makan korban. Kalau tidak cepat maka akan lebih banyak korban berjatuhan”, tambahnya.

Lebih lanjut Dessy Ballo-Foeh mempertanyakan data jumlah anjing yang telah di vaksin di seluruh kabupaten Kupang.
“Kalau sudah di vaksin apalah sudah di beri tanda? Berapa yang sudah di vaksin. Pelaporannya harus jelas agar masyarakat juga tahu soal informasi ini”, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Dessy Ballo-Foeh juga meminta agar para awak media dapat menyebarkan berita terkait Virus Rabies secara masif kepada masyarakat Kabupaten Kupang.
“Teman teman media tolong terus publikasi soal ini agar lebih banyak yang tahu. Semoga berita ini tidak tertutup berita jelang pilkada. Perbanyak berita soal virus rabies ini”, harapnya.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















