Oelamasi, Atlas News. ID – Atensi khusus di berikan oleh Kepolisian Resor Kupang (Polres Kupang) melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) dengan terus mengawal kasus penikaman yang menyebabkan seorang pemuda meninggal dunia. Kasus yang terjadi di Pasar Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi pada hari Kamis (09/05/2024) lalu.
Kasus yang dilaporkan di Polres Kupang dengan nomor LP/B/122/V/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT tanggal 10 Mei 2024 dengan korban saudara Elimas Tanaem (21) yang ditikam oleh Abraham Sesfao (60) hingga meninggal dunia meski sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit Wirasakti Kupang ini membutuhkan perhatian khusus Polres Kupang.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H membenarkan adanya atensi khusus terhadap kasus ini demi terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, terkait kasus yang terjadi di Pasar Oesao, kami sudah lakukan penyelidikan hingga ditingkatkan menjadi penyidikan, ” terangnya.
“Kami juga telah melakukan pendekatan khusus terhadap pihak keluarga untuk tidak melakukan aksi berlebihan di luar koridor hukum yang berlaku, karena terduga pelaku kami sudah tahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.
Ia pun meminta agar semua pihak wajib menghargai proses hukum yang berlaku dengan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax.

“Saya mengharapkan semua pihak dalam perkara ini tidak mudah terprovokasi isu-isu hoax karena pelakunya sudah kami tahan, kita hargai proses hukum yang berlaku,” harapnya.
Atensi khusus tersebut merupakan langkah bijak yang dilakukan Kapolres Agung, dinilai sangat tepat karena kasus yang terjadi bisa saja memicu terjadinya konflik komunal dalam lingkungan masyarakat.
Dikutip dari tribratanewskupang.com, Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, S.H bersama beberapa penyidik Satreskrim Polres Kupang terus melakukan pengawalan kasus tersebut sejak dilaporkan, saat otopsi jenasah kemarin (Jumat) siang yang berlangsung di RSUD Naibonat, hingga turut mengantar jenasah korban ke rumah duka di Kelurahan Tuatuka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. (*)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















