Dikatakan, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya dan sekedar menambah penghasilan, ia bekerja serabutan.
Bahkan dirinya mengaku pasrah dengan apa yang telah dialami, dan menunggu mukjizat Tuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga keluhan kami didengar dan gaji kami segera dibayarkan. Saat ini saya temani istri jualan nasi, kadang juga kerja serabutan sebagai tukang. Semoga secepatnya gaji kami dibayarkan”, jelasnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang, Okto Tahik yang dikonfirmasi terpisah mengatakan ADD Manulai 1 sedang dalam proses.
“Saat ini sedang diproses dan dalam waktu dekat akan segera ditransfer ke rekening Desa”, ujarnya.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















