Namun, dirinya hanya mampu memberikan sepintas pengetahuan terkait alur dan mekanisme penyaluran dana ADD dan menghimbau untuk selalu bersabar menunggu.
“Ada yang datang tanya tapi saya hanya bisa jelaskan yang saya ketahui, selain itu saya hanya bisa bilang sabar saja, sedang diproses”, katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang buat saya heran, Desa Manulai 1 dan 9 desa di Kupang Barat ini sama masukan pengajuan tetapi kenapa hanya kami yang belum terima. Saya bingung juga seperti ini”, tambahnya.
Lanjut Yati Eluama, masalah keterlambatan pembayaran siltap dapat menyebabkan masalah keuangan bagi perangkat desa, terutama bagi mereka yang menjadikan siltap sebagai sumber pendapatan utama.
Keterlambatan pembayaran siltap dapat menyebabkan penurunan kinerja perangkat desa karena mereka mungkin tidak dapat fokus pada pekerjaan mereka dengan baik.
Sementara itu, Alfred Tupu sebagai Kepala Dusun 1 mengatakan dirinya bersama perangkat desa yang lain masih tetap berharap upah mereka secepatnya dibayarkan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















