Lukas Leo, selaku Kepala Dusun (Kadus) 3, kepada AtlasNews, menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih ini merupakan momen bersejarah bagi warga. Menurutnya, sejak zaman nenek moyang, warga di wilayah tersebut belum pernah merasakan kemudahan akses air bersih seperti yang ada saat ini.
“Kami masyarakat dan perangkat merasa sangat senang. Dari nenek moyang, kami belum pernah merasakan apa itu air bersih, terutama untuk air minum,” ujar Lukas Leo saat memberikan keterangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Realisasi fasilitas air bersih ini tidak lepas dari dukungan dana yang dialokasikan untuk membantu kebutuhan krusial masyarakat.
Lukas Leo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Lifuleo, khususnya Kepala Desa, atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Masyarakat berterima kasih kepada Bapak Desa yang ada. Mereka bersyukur karena kebutuhan air bersih yang sangat dibutuhkan sekarang sudah terpenuhi,” tambahnya.
Saat ini, pemanfaatan air bersih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian atau air minum warga. Namun, ke depannya, masyarakat telah bersepakat untuk mengembangkan pemanfaatan air tersebut untuk sektor produktif lainnya.
Terdapat rencana untuk mengalirkan air ke lahan-lahan milik warga guna mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat melalui hasil kebun yang lebih maksimal.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















