Dompet Dhuafa Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Kawasan Sehat Di Desa Oebelo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2023 - 01:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 80 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Layanan Kesehatan Cuma Cuma Dompet Dhuafa NTT melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Kawasan Sehat bertema “Kolaborasi Peningkatan Kesehatan Masyarakat” (Penanganan Stunting, Kesehatan Ibu dan Anak, Penyakit Tidak Menular) di aula Kantor Desa Oebelo, kamis (14/12/2023).

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Oebelo, Marthen Halla yang turut menginisiasi kegiatan monitoring dan evaluasi ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa NTT atas dukungannya dalam melaksanakan program Kawasan Sehat yang telah berjalan selama tiga tahun. Saya juga berharap hal ini dapat mengubah permasalahan kesehatan di Oebelo,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pelayanan Kesehatan Cuma Cuma (LKC), Ummi Kalsum Muhammad, S.Km., juga menyampaikan materi program.

Dompet Dhuafa Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Kawasan Sehat Di Desa Oebelo
Foto: Kepala LKC Dompet Dhuafa, Ummi Kalsum Muhammad, S.Km.

Dalam pemaparannya, Ummi menyampaikan bahwa indikator program Kawasan Sehat meliputi kesehatan ibu dan anak, penghapusan stunting, pengobatan penyakit tidak menular, pengendalian penyakit menular, kebersihan, lingkungan hijau produktif dan kepedulian terhadap kesehatan mental dan spiritual di masyarakat. Desa Oebelo berfungsi dengan baik. .

Kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program dan pencarian solusi juga dibahas dalam kesempatan ini.

Ummi Kalsum Muhammad menyampaikan bahwa tujuan dari latihan ini adalah untuk melaksanakan kegiatan yang benar-benar kolaboratif dengan melibatkan seluruh pihak yang terlibat di setiap indikatornya, sehingga kedua belah pihak berperan aktif dalam mengatasi permasalahan yang ada saat ini.

“Perlu “kolaboraksi” atau aksi bersama antara kita, perangkat desa, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang ada untuk mensukseskan program ini sekaligus memberikan pengetahuan bagaimana menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga,” jelasnya.

Menurut Ummi, pihaknya sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Oebelo karena telah banyak membantunya dan lebih banyak melibatkan kader Posyandu dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan yang banyak terjadi di Oebelo.

Berkat kerjasama yang baik antara LKC dan Puskesmas serta kader Posyandu Desa Oebelo, angka stunting kini turun dari 19% menjadi 7%.

“Saat kami memulai program ini, prevalensi stunting di Desa Oebelo cukup tinggi, namun setelah tiga tahun program ini dijalankan, kini menjadi 7%.” Melalui program ini, kami beri pendampingan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita”, jelasnya.

Kedepannya, kata Ummi, LKC Dompet Dhuafa NTT akan bersama-sama melaksanakan perawatan rutin anak bermasalah gizi dan kegiatan promosi kesehatan rutin untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gizi, ASI, tumbuh kembang anak, PHBS dan pola asuh di Desa Oebelo.

Baca Juga :  Tragis! Istri Aniaya Suami Hingga Tewas di Kupang Tengah, Pelaku Sempat Berdalih Korban 'Banting Diri'

Di antara kegiatan tersebut juga dilakukan komitmen bersama melalui penandatanganan secara simbolis untuk bekerja sama mengatasi permasalahan kesehatan di Desa Oebelo.

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektor Dekatkan Akses Kesehatan, RSP Amfoang Gelar Baksos Selama 3 Hari
Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong
Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang
Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu
Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!
Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!
Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total
30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:53 WITA

Sinergi Lintas Sektor Dekatkan Akses Kesehatan, RSP Amfoang Gelar Baksos Selama 3 Hari

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WITA

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WITA

Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 10:51 WITA

Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu

Selasa, 22 September 2026 - 06:33 WITA

Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!

Senin, 21 September 2026 - 16:46 WITA

Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WITA

30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Minggu, 20 September 2026 - 11:21 WITA

Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Berita Terbaru