Hal ini diakibatkan oleh kondisi sungai kecil di batas desa Tanah Merah dan Oebelo akan tertumpuk material menjadi alasan utama terjadinya banjir.
“Disini sering terjadi, hujan dengan intensitas sedang saja pasti akan terjadi banjir apalagi dengan kondisi lebat seperti saat ini. Di rumah saja banjir masuk dalam rumah sekitar jam 2 pagi, dan semakin parah pada jam 6 tadi”, ujar Gordon Mooy Mbatu, salah satu warga desa Oebelo.
Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Kupang melalui dinas terkait bisa memperhatikan kondisi yang diderita warga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia meminta agar ada normalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah di sekitar jembatan penghubung kedua desa sehingga meminimalisir terjadi banjir di wilayah tersebut.

Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















