Drainase Jembatan Tertutup Material, Banjir Melanda 2 Desa Di Kabupaten Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 11:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 343 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews. ID  – Hujan deras yang mengguyur sejak kamis malam menyebabkan banjir melanda dua desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Banjir terjadi diakbibatkan oleh penumpukan material di sekitar drainase jembatan penghubung antara desa Tanah Merah dan Desa Oebelo tepatnya berada di Jalan Timor Raya KM 19.

Pantauan di media ini, pada Jumat (31/01/2025) belasan rumah di kedua desa di sekitar jembatan terendam banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penuturan November Ludji Dima, warga RT 001/ RW 001 Dusun 1 Desa tanah merah mengatakan, banjir terjadi pada pukul 6 Wita setelah hujan sejak tengah malam.

Kondisi hujan lebat pada pagi hari sekitar pukul 7 Pagi ungkap November Ludji Dima membuat luapan banjir masuk kedalam rumahnya.

“Tadi pagi sekitar jam 7 banjir besar terjadi, luapan air seketika langsung masuk kedalam rumah, dan juga jalan masuk menuju rumah saya rusak  tergerus oleh banjir”, ujarnya.

Banjir yang terjadi ini juga mengakibatkan kerusakan parah pada tempat berjualan garam miliknya dan diduga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

“Saat banjir tiba, ada puluhan karung garam saya terendam air, selain itu lapak jualan saya rusak di terjang banjir”, ungkapnya.

Dikatakan, banjir yang melanda setinggi pinggang orang dewasa dan mengakibatkan banyak kendaraan roda dua tidak bisa melintas.

“Banjir tadi pagi itu setinggi pinggang, iti di sekitar rumah saya. Sangat tinggi, sehingga banyak motor tidak bisa melintas, tinggi sekali”, ucapnya.

Warga lainnya menuturkan jika lokasi sekitar jembatan sering dilanda banjir jika musim penghujan tiba.

Drainase Jembatan Tertutup Material, Banjir Melanda 2 Desa Di Kabupaten Kupang
Foto: November Ludji Dima, Warga RT 01/RW 01 Dusun 1 Desa Tanah Merah saat ditemui di sekitar lokasi banjir.

Baca Juga :  Bantah Tudingan Anggota DPRD Kabupaten Kupang. Melianus Alopada: Aksi Kami Tidak Di Tunggangi

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ
Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang
Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara
Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 
310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.
Yohanis Mase Buka Suara: “Pansus LKPJ dan Reses Tetap Jalan, Tak Ada Anggaran Ganda!”
Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:44 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tampik Tuduhan Anggaran Ganda, Reses dan Pansus LKPJ

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WITA

Imbas Pemotongan Dana Desa, KPM BLT di Oebelo Dipangkas Drastis Menjadi 15 Orang

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WITA

Gagal Selesaikan LPJ, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Dinonaktifkan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WITA

Pemdes Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026. Wujud Transparansi dan Keterbukaan Anggaran 

Senin, 20 April 2026 - 10:16 WITA

310 Siswa SMP Negeri 1 Kupang Tengah Jalani Ujian Sekolah Berbasis Online.

Sabtu, 18 April 2026 - 21:08 WITA

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:39 WITA

Lagi, Hendrikus Djawa Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Terjerat Kasus ITE di Polda NTT

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WITA

Pakar Hukum Soroti Tumpang Tindih Pansus LKPJ dan Reses: “Sah Prosedural, Cacat Tujuan”

Berita Terbaru