Oelamasi, AtlasNews. ID – Hujan deras yang mengguyur sejak kamis malam menyebabkan banjir melanda dua desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Banjir terjadi diakbibatkan oleh penumpukan material di sekitar drainase jembatan penghubung antara desa Tanah Merah dan Desa Oebelo tepatnya berada di Jalan Timor Raya KM 19.
Pantauan di media ini, pada Jumat (31/01/2025) belasan rumah di kedua desa di sekitar jembatan terendam banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penuturan November Ludji Dima, warga RT 001/ RW 001 Dusun 1 Desa tanah merah mengatakan, banjir terjadi pada pukul 6 Wita setelah hujan sejak tengah malam.
Kondisi hujan lebat pada pagi hari sekitar pukul 7 Pagi ungkap November Ludji Dima membuat luapan banjir masuk kedalam rumahnya.
“Tadi pagi sekitar jam 7 banjir besar terjadi, luapan air seketika langsung masuk kedalam rumah, dan juga jalan masuk menuju rumah saya rusak tergerus oleh banjir”, ujarnya.
Banjir yang terjadi ini juga mengakibatkan kerusakan parah pada tempat berjualan garam miliknya dan diduga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
“Saat banjir tiba, ada puluhan karung garam saya terendam air, selain itu lapak jualan saya rusak di terjang banjir”, ungkapnya.
Dikatakan, banjir yang melanda setinggi pinggang orang dewasa dan mengakibatkan banyak kendaraan roda dua tidak bisa melintas.
“Banjir tadi pagi itu setinggi pinggang, iti di sekitar rumah saya. Sangat tinggi, sehingga banyak motor tidak bisa melintas, tinggi sekali”, ucapnya.
Warga lainnya menuturkan jika lokasi sekitar jembatan sering dilanda banjir jika musim penghujan tiba.

Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















