Senada dengan hal tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo menyambut baik kolaborasi yang terjalin erat. Ia menekankan bahwa kecelakaan lalu lintas bukanlah sebuah takdir, melainkan hal yang dapat dicegah dengan mengubah etika serta cara mengemudi masyarakat.
“Bagi kami, kecelakaan lalu lintas bukan sebuah takdir. Ini adalah hal yang sebetulnya bisa kita cegah dengan mengubah tata cara mengemudi dan membangun etika berlalu lintas. Ini adalah langkah yang harus kita benahi bersama-sama,” tegas Wibowo.
Selain berfokus pada keselamatan, kedua institusi berkomitmen memperkuat pelayanan publik melalui transformasi digital di lingkungan Samsat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wibowo mengingatkan bahwa digitalisasi bukan hanya sekadar memindahkan pelayanan dari loket ke aplikasi, melainkan harus benar-benar mempercepat penanganan layanan, memberikan kepastian hukum, serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Sebagai langkah konkret ke depan, Jasa Raharja dan Korlantas Polri akan memperkuat kolaborasi melalui berbagai program:
Pemetaan daerah rawan kecelakaan (blackspot).
Edukasi keselamatan berlalu lintas secara masif.
Optimalisasi Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















