“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, dan selalu memperhatikan informasi terbaru terkait cuaca ekstrem”, ujarnya.
AKBP Agung menekankan pentingnya kewaspadaan di daerah rawan bencana, seperti lereng gunung dan kawasan pesisir, untuk menghindari potensi banjir bandang dan tanah longsor.

“Dengan memasuki musim penghujan, cuaca ekstrem bisa datang mendadak dan menyebabkan kerusakan yang signifikan”, tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti diketahui bahwa BMKG terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S dan dampaknya terhadap cuaca di NTT.
Masyarakat diimbau untuk memperbarui informasi cuaca dari BMKG agar dapat melakukan langkah-langkah mitigasi yang tepat sebelum cuaca ekstrem terjadi.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















