Kupang, ATN – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Ditlantas Polda NTT dan Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Samsat Tahun 2026 di Hotel Kristal, Kupang, pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital Samsat Berbasis Data dan Sinergi dalam Meningkatkan Pelayanan dan Pendapatan Daerah” ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan pelayanan publik yang kian dinamis.
Acara dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, yang mewakili Gubernur NTT. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur Tim Pembina Samsat untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah menyoroti masih rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor di NTT, yang saat ini berada di kisaran 40 persen.
Selain itu, ditemukan pula banyaknya kendaraan berpelat luar daerah yang beroperasi di wilayah NTT tanpa melakukan mutasi.
Menanggapi hal tersebut, langkah penanganan akan difokuskan pada:
- Penguatan validasi data kendaraan.
- Optimalisasi pendataan dan peningkatan pengawasan.
- Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















