Miris! Pemasangan Kabel ‘SR’ PLN Pos Takari Terkesan Asal-Asalan, Dikeluhkan Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Januari 2024 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 111 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Sungguh miris melihat pemasangan instalasi kabel listrik sambungan rumah(SR) yang terkesan asal asalan di wilayah PLN pos Takari tepatnya di kampung Nusuk, RT 010/ RW 005, Kelurahan Takari. Pasalnya instalasi kabel jalur listrik yang berteganggan tinggi tersebut di pasang secara swadaya oleh masyarakat menggunakan pohon hidup sebagai tiang sebelum di sambungkan ke rumah warga.

Dari hasil pantauan media ini, jumat(12/01/2024)petang, dibeberapa titik jalur kabel sambungan rumah(SR) melewati pepohonan, bahkan ada yang tertimpa pohon dan hampir putus pada konektor(sambungan).

Miris! Pemasangan Kabel 'SR' PLN Pos Takari Terkesan Asal-Asalan, Dikeluhkan Warga
Foto: Miris! Instalasi kabel listrik sambungan rumah(SR) terpasang tidak beraturan. Di tunjukan salah satu warga kepada awak media.

Dengan demikian hal tersebut sangat di keluhkan oleh warga, seperti yang diungkapkan oleh Yakob Taloim, warga RT 010/RW 005, kampung Nusuk, Kelurahan Takari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Instalasi kabel listrik ke rumah warga ada yang terpasang pada batang pohon, ada juga yang di pasang menggunakan tiang kayu. Saya kuatir saat musim hujan ditambah angin kencang pohon bisa roboh dan kabel bisa putus. Sangat bahaya bagi warga,” ungkap Yakob Taloim.

Miris! Pemasangan Kabel 'SR' PLN Pos Takari Terkesan Asal-Asalan, Dikeluhkan Warga
Foto: Yakob Taloim saat beri keterangan kepada awak media.

Dikatakan Yakob Taloim, dirinya dan beberapa warga sering mengeluhkan hal tersebut ke PLN pos Takari sejak tahun 2012 tapi hingga saat ini belum ada tanggapan.

“Kami sudah pernah keluhkan hal ini. Kalau bisa jalur kabel di rapihkan dan menggunakan tiang listrik permanen, supaya kami aman. Sudah ulang kali kami keluhkan tapi sampai sekrang belum di jawab kebutuhan kami,” ujarnya.

Miris! Pemasangan Kabel 'SR' PLN Pos Takari Terkesan Asal-Asalan, Dikeluhkan Warga
Foto: Kabel listrik Sambungan Rumah yang melewati semak belukar.

Lebih lanjut beber Yakob Taloim, ada beberapa titik kabel tersebut hampir tidak terlihat karna melewati semak belukar yang lebat.

“Takutnya ada masyarakat yang tidak lihat kabel, lalu tidak sengaja bersihkan semak untuk kerja kebun bisa saja mereka tersengat listrik. Di tahun 2014 di lokasi ini pernah kejadian warga tersengat listrik saat sedang memotong kayu,” jelasnya.

Yakob Taloim juga mengungkapkan kepada media jika ada oknum petugas PLN pos Takari yang memanfaatkan hal tersebut untuk menerima keuntungan secara pribadi.

“Disaat warga melakukan pemasangan meteran baru, warga harus membayar kabel tersebut karna alasan mereka, rumah jauh dari tiang. Sehingga warga harus beli kabel tersebut, kemudian ada uang rokok dulu baru pekerjaan bisa dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang HUT RI Ke- 79, Plt. Camat Amfoang Selatan Gelar Aneka Lomba

Sementara itu, Lambertus Boeliu yang merupakan korban sengatan listrik akibat dampak dari jalur instalasi kabel listrik sambungan rumah yang tidak beraturan.

Warga RT 010/ RW 004, Dusun III, Desa Benu tersebut kepada media menceritakan kronologi saat dirinya tersengat listrik pada tahun 2014 silam.

“Saya saat itu sedang potong pohon. Pas sedang memotong tidak sengaja mengenai kabel listrik. Saya tidak tahu kalau disitu ada kabel, saya tersengat listrik saat berada di atas pohon,” tutur Lambertus Boeliu.

Kejadian tersebut kemudian sudah dilaporkan oleh warga ke pihak PLN pos Takari, namun sampai saat ini kabel tersebut masih belum di rapihkan.

Warga berharap dengan publikasi media, PLN pos Takari dapat merespon dan kemudian merapihkan jalur kabel di sekitar kampung Nusuk.

“Kami juga berharap kepada pemerintah kabupaten kupang untuk memperhatikan kondisi kami saat ini, keluhan kami sudah sejak lama tapi sampai saat ini belum ada yang datang untuk bantu kami. Indonesia sudah merdeka 78 tahun tapi kami merasa belum merdeka,” ujarnya.

Berita Terkait

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah
Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku
Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok
Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan
Di Balik Suksesnya Prosesi: Sebuah Kesaksian Tentang Lelah, Air Mata, dan Kesetiaan yang Tak Putus
Tinjau Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kupang Tengah
Kursi Panas Kadus 2 Oebaha: Benarkah Ada Pembiaran Pelanggaran Aturan di Tolnaku?

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Rabu, 15 April 2026 - 17:08 WITA

Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 12:41 WITA

Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan

Rabu, 15 April 2026 - 08:29 WITA

Tinjau Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kupang Tengah

Selasa, 14 April 2026 - 18:46 WITA

Kursi Panas Kadus 2 Oebaha: Benarkah Ada Pembiaran Pelanggaran Aturan di Tolnaku?

Selasa, 14 April 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Keselamatan Berkendara, Jasa Raharja Dukung Apel Kendaraan Dinas Tahap II Provinsi NTT

Berita Terbaru