Kabar Gembira! Dana Penyintas Seroja Bisa Disalurkan. Daniel Taimenas: Masyarakat Mohon Bersabar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Desember 2023 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 393 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Kabar Gembira!. Dana penyintas seroja dapat di salurkan jika mekanisme dan prosedur dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah Kabupaten Kupang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas usai di temui oleh awak media, jumat(22/12/2023)siang di ruang kerja wakil ketua DPRD, Sofia Malelak – De Haan.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas mengatakan, tiga pimpinan dan kepala BPBD Kabupaten Kupang telah melakukan pertemuan dengan direktur perencanaan rehabilitas dan rekonstruksi, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Johny Sumbung, tanggal 20 Desember 2023 lalu di jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan itu beber Daniel Taimenas sebagai tindak lanjut dari rekomendasi sidang paripurna menyikapi unjuk rasa aliansi mahasiswa dan masyarakat terkait tuntutan dana penyintas seroja yang di lakukan beberapa waktu lalu.Kabar Gembira! Dana Penyintas Seroja Bisa Disalurkan. Daniel Taimenas: Masyarakat Mohon BersabarFoto: Kalak BPBD, Semi Tinenti, dan pimpinan DPRD kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Sofia Malelak – De Haan, Yohanis Mase bertemu Johny Sumbung di Jakarta(20/12)

“Pertemuan itu sudah di jadwalkan BNPB. Kami tiga pimpinan DPRD Kabupaten Kupang dan kepala BPBD berkesempatan melakukan audiense guna memberikan daftar usulan tambahan dana untuk optimalisasi penyaluran dana penyintas seroja, usulan itu diterima baik oleh BNPB,” bebernya.

Hasil dari pertemuan itu ungkap Daniel Taimenas, dana sisa stimulan seroja dari verifikasi validasi di lapangan harus di kembalikan ke kas negara sesuai regulasi dan ketentuan pengembalian keuangan negara.

“Dana sisa stimulan seroja sebesar 46 milyard itu harus dikembalikan ke kas negara, ini merupakan regulasi yang harus di penuhi oleh pemerintah daerah dalam hal ini BPBD kabupaten kupang agar dana hibah tahun 2023 dari BNPB bisa digunakan untuk penyaluran dana bagi penyintas seroja. Masyarakat mohon bersabar, dana untuk penyintas pasti akan disalurkan,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang menambahkan, untuk memenuhi syarat, pemerintah daerah harus mengusulkan kembali lewat aplikasi R3P(Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana).

Itu merupakan dokumen perencanaan yang di susun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama lembaga atau perangkat daerah serta pemangku kepentingan lainnya untuk nanti diserahkan kepada BNPB.

Selain usulan lewat aplikasi R3P, pemerintah daerah juga di minta agar mengusulkan rehabilitasi dan rekonstruksi bidang infrastruktur, sosial dan pendidikan yang terdampak badai seroja ketika itu.

“Kepala BPBD saat pertemuan tersebut sudah menyampaikan jika usulan sudah diinput dalam aplikasi R3P dan saat sedang menunggu verifikasi, validasi oleh BNPB untuk di selesaikan. Kemudian lampiran usulan tersebut dilengkapi dengan hasil review dari inspektorat, BPKP dan rekomendasi Gubernur NTT,” terangnya.

Baca Juga :  Bidan Desa Oebelo, Ruth Damayanti Pasaribu Diduga Intimidasi Wartawan

“Pada prinsipnya, nama nama warga kabupaten kupang yang belum diakomodir dana seroja yang masuk dalam daftar penyintas sesuai SK bupati dapat di bayarkan, asal pemda harus memenuhi semua syarat dan regulasi yang ada. Semua usulan tambahan dana bisa diterima oleh BNPB, satu syaratnya dana sisa harus di kembalikan ke kas negara,” tambahnya.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Malelak – De Haan mengatakan, tiga pimpinan DPRD sudah melakukan tugas dan fungsinya dalam mengawasi penyaluran dana seroja dan kemudian bertemu dengan BNPB.

Maksud dan tujuan dari pertemuan itu untuk menyalurkan aspirasi masyarakat terkait keresahan dana penyintas yang belum tersalurkan sampai saat ini, dan sebagai tindak lanjut keputusan rapat paripurna.

“Niat baik ini direspon oleh BNPB. Semua usulan pemerintah daerah dan kami sebagai pimpinan DPRD, dalam waktu dekat akan dipebuhi oleh BNPB. Sesuai mekanisme dan regulasi dana sisa harus dikembalikan dulu ke kas negara,” ungkapnya.

Ia menambahkan jika dana sisa 46 miliar harus dikembalikan, berdasarkan usulan tahap kedua yang dibuat oleh Pemkab Kupang, Namun informasi yang peroleh saat pertemuan tersebut bahwa data penyintas sudah siap dan sudah upload ke BNPB lewat aplikasi.

Untuk saat ini beber politisi partai Nasdem tersebut, BPBD tinggal melengkapi dokumen tambahan yaitu surat rekomendasi usulan tahap kedua dari Bupati Kupang ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Sofia Malelak – De Haan, data penyintas seroja di kabupaten kupang sebanyak 5.684, sehingga untuk mengoptimalkan penyaluran, pemerintah daerah harus memerlukan dana sebesar 90 milyard lebih agar semua dapat terakomodir.

“Dana yang kita butuhkan 90an milyard, jadi kita harus berupaya agar tambahan dana dari hibah pemerintah pusat 2023 dapat terealisasi dan bisa diproses BNPB,” bebernya.

Sofia Malelak – De Haan memberi apresiasi kepada direktur perencanaan rehabilitas dan rekonstruksi, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Johny Sumbung, yang telah bersedia menjamin dan mengawal sampai tuntas proses usulan dana tahap kedua.

“Saya dan dua pimpinan DPRD Kabupaten Kupang sangat mengapresiasi niat baik Johny Sumbung. Dia menjamin dan mau mengawal proses ini sampai tuntas,” tegasnya.

Dalam konfrensi pers tersebut juga di hadiri oleh ketua fraksi partai Golkar Kabupaten Kupang, Habel Mbate.

Berita Terkait

Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur
Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan
Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara
24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas
Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab
Jasa Raharja Dukung Peluncuran Agen Pajak di Kupang Tengah demi Optimalkan PAD
Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi
Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:02 WITA

Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:25 WITA

Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:16 WITA

Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00 WITA

24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:19 WITA

Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:34 WITA

Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:53 WITA

Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WITA

Dibalik Dinginnya Sengketa KIB: Absalom Buy Puji “Jurus Cepat” Bupati Kupang

Berita Terbaru