Kupang, ATN – Dugaan Pungli (Pungutan Liar) santer terdengar dalam aksi demontrasi penerima bantuan dana stimulan Seroja tahap 2 yang dilakukan pada Senin (01/09/2025) pagi.
Fakta mengejutkan akan adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh ketua LP2TRI ini disampaikan oleh salah satu perwakilan massa aksi saat bertemu dengan Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H.
Dalam audensi yang dilakukan di Aula pertemuan Kantor Bupati Kupang tersebut, ia mengaku jika dirinya bersama warga lain mengumpulkan dana sebesar Rp. 100.000., kepada Hendrikus Djawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dana yang kumpulkan, menurut pengakuannya diduga digunakan oleh Hendrikus Djawa sebagai akomodasi dan biaya perjalanan ke Jakarta.
“Kalau penerima tahap 1 saya tidak tahu, tapi kalau kami yang tahap 2, kami kumpulkan 100 ribu untuk biaya dia ke Jakarta untuk pertanyakan kejelasan dana penyintas Seroja. Percaya tidak percaya nanti silakan tanyakan pada masyarakat yang lain”, ujarnya.
Pada kesempatan audensi bersama Bupati Kupang, warga tersebut meminta agar Ketua LP2TRI mampu menjelaskan secara jelas berdasarkan fakta yang terjadi perihal Penyintas Seroja.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















