“Intinya pelaku ditangkap. Kalau sudah ditangkap, berarti aman,” tegas salah seorang pria dalam rekaman tersebut.
Video lain menunjukkan dua kelompok massa yang saling berhadapan dalam jarak dekat. Warga terlihat membekali diri dengan senjata tajam seperti parang, busur panah, hingga senapan angin.
Melihat situasi yang semakin memanas akibat aksi saling lempar batu, Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo langsung terjun ke tengah kerumunan massa. Tanpa ragu, ia berdiri di antara kedua kubu yang bertikai untuk melakukan negosiasi persuasif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah personel kepolisian juga terlihat berupaya melerai massa dengan tangan kosong guna mencegah terjadinya pertumpahan darah lebih lanjut.
“Cukup, cukup, cukup. Berhenti, berhenti!” teriak salah satu anggota polisi di tengah hujan batu.
Meskipun saat ini situasi mulai terkendali setelah adanya campur tangan TNI dan Polri, pengamanan di Desa Oebola Dalam tetap diperketat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya serangan susulan atau provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Polres Kupang telah memberikan imbauan untuk masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















