Oelamasi, AtlasNews.ID – Pasca terpilih nya Manusak sebagai salah satu Desa Terbaik dalam pengelolaan dana desa se-Kabupaten Kupang lantas tidak membuat Arthur Ximenes selaku Kepala Desa cepat berpuas diri.
Kepada awak media di ruang kerjanya, Senin(17/07/2024) siang, Arthur Ximenes mengatakan, apresiasi yang di berikan oleh Pj Bupati Kupang kepada Desa Manusak itu ibarat cambuk bagi dirinya dan seluruh perangkat desa.
Pasalnya, penghargaan sebagai Desa Terbaik itu ia menegaskan kepada seluruh perangkat desa untuk tidak cepat berbangga dengan cara yang berlebihan namun jadikan prestasi itu sebagai motifasi untuk lebih berpacu melayani masyarakat dan lebih cekatan dalam melaksanakan tugas sesuai aturan baik itu realisasi program maupun laporan keuangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya senang sekali dapat penghargaan itu. Ini bukti kerja keras dan kerja sama yang baik antara kami yang ada di desa, masyarakat dan juga mitra kami yakni BPD serta organisasi desa yang ada. Tapi ini juga cambuk bagi saya untuk lebih giat lagi”, tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di desa Manusak itu juga membeberkan sedikit kunci keberhasilan Desa Manusak meraih prestasi sebagai satu dari sembilan Desa Terbaik dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Kupang.
Yang pertama menurutnya, dirinya memberikan arahan yang jelas kepada sekertaris desa, kepala urusan, kepala seksi, hingga staf dan tim inti desa yang berada pada tingkat dusun untuk bekerja harus sesuai dengan aturan dan koridor hukum yang berlaku terkait pengelolaan anggaran desa dengan tagline, cepat, akurat dan transparan.
“Itu komitmen kami di Desa Manusak. Kalau target kita 1 minggu selesai, yah harus selesai 1 minggu. Pelaporan progres pekerjaan laporan keuangan anggaran desa lewat briefing pagi saat masuk kantor atau saat sore hari ketika pulang. Selain itu juga, kami libatkan mitra yang ada di Desa seperti BPD dan PKK, Nakes Desa dalam evaluasi kinerja. Ini penting agar jadi alarm kami ketika ada kesalahan”, terangnya.
Selain itu, ungkap Arthur Ximenes, dengan melibatkan semua stakeholder hingga masyarakat yang ada di tingkat desa akan sangat membantu progres pelaksanaan dan penganggaran dana desa dengan tujuan mulia untuk kesejahteraan warga Desa Manusak.

Kunci keberhasilan yang kedua menurut Arthur Ximenes yaitu terletak pada Sumber Daya Manusia yang ada dalam lingkungan perangkat hingga staf desa.
“Contohnya, orang orang yang kita rekrut masuk dalam TPK fisik, atau non fisik terutama di bagian perencanaan dan pengelola keuangan harus orang berkompeten. Karna saya punya pengalaman dalam bidang tata kelola keuangan, saya bekali mereka dengan pengetahuan pengelolaan uang yang baik, hingga perencanaan anggaran”, terangnya.
“Kemudian saya selalu ingatkan mereka, dalam pekerjaan harus memperhatikan efisisensi waktu. Waktu tidak boleh di tunda, kerjakan hingga tuntas dan tidak boleh di tunda. Tanggung jawab harus dijalankan dengan sebaik baiknya”, tambahnya.
Kunci Keberhasilan yang ketiga ialah fungsi kontrol dan pendampingan secara internal yang selalu di jalankan oleh seorang pemimpin. Ini merupakan poin paling penting.
Kontrol yang di jalankan harus tertuju pada setiap tahapan pengelolaan anggaran dana desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan program di desa pada tingkat dusun hingga tingkat terendah yang ada di Desa yaitu RT dan RW.
“Seperti proses pencairan dana, kalau kita keluarkan rekomendasi untuk cairkan dana maka semua dokumen yang diperlukan untuk proses pembayaran harus disiapkan dengan baik dan laporan keuangan segera di kerjakan. Lalu untuk program TPK Fisik yang sudah di rencanakan oleh tim teknis harus dikerjakan dengan baik juga sesuai tupoksi masing masing, semua proses itu harus dikontrol secara berkelanjutan”, tutup Arthur Ximenes.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















