Aksi Pencurian Ternak Sapi Dengan Cara Dimutilasi Kembali Terjadi, Warga Desa Manusak Resah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 07:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 157 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Aksi pencurian ternak sapi dengan cara mutilasi kembali terjadi dan meresahkan warga desa Manusak, kecamatan Kupang Timur, kabupaten kupang, Nusa Tenggara Timur.

Aksi pencurian sapi dengan cara di mutilasi oleh orang tak di kenal terjadi pada Selasa dini hari/ Rabu(20/12/2023)pagi. Satu ekor sapi betina milik warga RT 025/ RW 002, dusun II, desa Manusak di temukan warga sudah dalam keadaan terpotong dengan menyisahkan kepala, tulang, perut dan kaki.

Aris Samol yang merupakan pemilik sapi usai ditemui, kamis(21/12/2023)menuturkan jika sapi induk miliknya sebelum hilang diikat sekitar 20 meter dari rumahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ikat sapi betina itu dgn anaknya yang berusia tiga bulan di tempat yang biasa kami ikat. Saat pagi hari saya hendak beri mereka makanan, saya jumpai sapi betina saya sudah ilang,” tuturya.

Setelah diketahui sapinya hilang, ia berusaha mencari ke sekitar wilayah desa Manusak namun tidak membuahkan hasil. Setelah itu kemudian Aris mendapat informasi dari adik kandung dan ibunya jika sapi miliknya telah di temukan.

“Saya sempat mencari sapi saya sampai ke daerah Fatuteta tapi tidak ketemu, kemudian saya dikabari jika sudah di temukan mati di wilayah dusun IV desa Manusak, didekat cekdam/embung Oelpuah,” jelasnya.

Aksi Pencurian Ternak Sapi Dengan Cara Dimutilasi Kembali Terjadi, Warga Desa Manusak Resah
foto: Yosep Ingunau, Aris Samol dan Yunita Samol saat di temui media.

Keterangan dari Aris Samol juga di benarkan oleh ketua RT 025, Yosep Ingunau.

Yosep Ingunau mengatakan, dirinya mendapat informasi kehilangan ternak sapi pada rabu pagi.

Setelah di temukan, Ia dan Yunita Samol(ibu Aris Samol*red) langsung menuju ke lokasi dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepala dusun dan kepala desa.

“Saat lakukan pencarian, kami mendapat informasi dari warga perumahan oelpuah jika ada sapi mati di dekat cekdam. Setelah dicek bersama, ternyata betul sapi itu milik Aris Samol,” terangnya.

Yosep Ingunau juga mengakui jika pada bulan desember mendekati hari raya natal, sering terjadi pencurian sapi di daerahnya.

“Kita susah mau siapa pencurinya. Manusak wilayahnya luas dan jalur transportasi ramai, kita tidak tahu siapa saja yang keluar masuk wilayah desa Manusak. Tapi kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mencari solusi mencegah terjadi pencurian serupa terjadi kembali,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes saat di temui di ruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Sejarah Baru!!! PBVSI Kabupaten Kupang Hadirkan Inovasi Digitalisasi Pelatihan Bagi Pelatih Voli

“Memang benar terjadi pencurian satu ekor sapi dengan cari di mutilasi terjadi di desa Manusak,” ungkapnya.

Arthur Ximenes menjelaskan, pada hari rabu pagi ia mendapat informasi dari warga jika ada penemuan sapi mati milik warga di wilayah dusun IV desa Manusak.

“Saat dapat informasi, saya langsung ke lokasi. Di sana saya jumpai tinggal kepala, tulang, perut dan kaki, hanya di ambil dagingnya saja. Di jelaskan kalau sapi itu milik Aris Samol yang hilang sehat sebelumya,” jelasnya.

Aksi Pencurian Ternak Sapi Dengan Cara Dimutilasi Kembali Terjadi, Warga Desa Manusak Resah
foto: Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes, SH.

Terkait hal ini ungkap Arthur Ximenes pihaknya belum melaporkan kejadian ini ke aparat penegak hukum.

“Kami belum melaporkan kejadian ini ke aparat penegak hukum, namun dengan kehadiran media, saya berharap dapat di publikasi untuk menjadi perhatian semua pihak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tindak lanjut dari kejadian tersebut pemerintah desa Manusak telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat lewat RT dan RW untuk lebih waspada.

“Menjelang hari raya, kejadian ini kerap terjadi. Saya mengutuk keras aksi pencurian ini. Ini tindakan tidak beretika, saya harap siapapun pelakunya harus segera bertobat. Saya akan terus melakukan Infestigasi dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa guna mengungkap pelaku,” tegasnya.

Berita Terkait

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan
BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah
Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku
Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok
Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan
Di Balik Suksesnya Prosesi: Sebuah Kesaksian Tentang Lelah, Air Mata, dan Kesetiaan yang Tak Putus
Tinjau Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kupang Tengah
Kursi Panas Kadus 2 Oebaha: Benarkah Ada Pembiaran Pelanggaran Aturan di Tolnaku?

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Rabu, 15 April 2026 - 17:08 WITA

Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 12:41 WITA

Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan

Rabu, 15 April 2026 - 08:29 WITA

Tinjau Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kupang Tengah

Selasa, 14 April 2026 - 18:46 WITA

Kursi Panas Kadus 2 Oebaha: Benarkah Ada Pembiaran Pelanggaran Aturan di Tolnaku?

Selasa, 14 April 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Keselamatan Berkendara, Jasa Raharja Dukung Apel Kendaraan Dinas Tahap II Provinsi NTT

Berita Terbaru