Tradisi Cium Bendera Perang, Pasukan Yonif 743/PSY Menuju Tugas Operasi Satgas Pamtas RI – PNG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 552 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Komandan Yonif 743/PSY, Letkol Inf. Hery Mujiono saat melakukan prosesi cium bendera perang.

Foto: Komandan Yonif 743/PSY, Letkol Inf. Hery Mujiono saat melakukan prosesi cium bendera perang.

Kupang, ATN Batalyon Infanteri (Yonif) 743 Pradnya Samapta Yudha (PSY) menggelar acara tradisi penciuman bendera perang dalam rangka kesiapan pemberangkatan pasukan menuju tugas operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI – Papua Nugini.

Dalam acara yang digelar di lapangan Yonif 743/PSY, pada Kamis (01/05/2025) pagi, juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Komandan Brigif 21 Komodo, sejumlah komandan batalyon tempur dibawah satuan Brigif 21 Komodo, dan Forkopimda Kabupaten Kupang.

Secara bergantian dimulai dari Letkol Inf Hery Mujiono sebagai komandan Yonif 743/PSY maju dan mencium bendera perang yang kemudian diikuti oleh prajurit lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., dalam sambutannya mengatakan, tradisi penciuman bendera perang bukanlah acara seremonial biasa namun, sebagai bentuk penghormatan dan sumpah setia prajurit kepada negara, kesatuan dan nilai luhur yang menjadi roh perjuangan TNI.

“Dari tradisi ini ada semangat pengabdian, keberanian dan keteguhan hati untuk menjaga kedaulatan NKRI dari batas batas terluar negera kita tercinta ini”, ujarnya.

Mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Kupang, Bupati Yosef Lede menyampaikan rasa bangga dan haru serta doa kepada 450 prajurit tangguh, gagah dan berani yang akan mengemban tugas mulia selama satu tahun di perbatasan RI – PNG.

Baca Juga :  Hendrikus Djawa Diduga Lakukan Kekerasan Verbal dan Penghinaan. Bupati Kupang Ambil Sikap! 

Berita Terkait

FLLAJ Sumba Barat Perkuat Sinergi Lintas Instansi demi Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa
Nasib SPBU Oekabiti: 4 Tahun Andalkan Genset, PLN Tak Kunjung Datang
2 Pekan Tutup, SPBU Sulamu Dijadwalkan Akan Buka Kembali. Manajemen Ungkap Alasannya.!!
Dua Pekan SPBU Sulamu ‘Mati Suri’, Rakyat Menjerit.!!! Harga Eceran Tembus 20 Ribu
Perdana di Sulamu! Siswa SDN Pitay Sumringah Terima MBG.!
Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:24 WITA

FLLAJ Sumba Barat Perkuat Sinergi Lintas Instansi demi Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:58 WITA

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:37 WITA

Nasib SPBU Oekabiti: 4 Tahun Andalkan Genset, PLN Tak Kunjung Datang

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:10 WITA

2 Pekan Tutup, SPBU Sulamu Dijadwalkan Akan Buka Kembali. Manajemen Ungkap Alasannya.!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:11 WITA

Perdana di Sulamu! Siswa SDN Pitay Sumringah Terima MBG.!

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Berita Terbaru