Oelamasi, AtlasNews. ID – Kemajuan teknologi informasi ternyata belum merata di setiap tempat di Kabupaten Kupang. Buktinya Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, NTT, belum terjangkau jaringan seluler.
Dibeberapa titik tertentu khususnya yang berbatasan dengan desa Nunmafo, dan ibukota kecamatan yang dapat mengakses jaringan sedangkan 3 dusun lainnya belum terjangkau jaringan seluler.
Akibatnya warga tidak dapat mengakses internet menggunakan jaringan seluler, padahal desa ini hanya berjarak 39 kilometer atau jarak tempuh perjalanan sekitar 1 jam dari ibu kota Kabupaten Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ketinggalan informasi. Ada perkembangan berita atau isu menarik lainnya, saya tidak bisa akses. Untuk area kantor desa saja tidak ada jaringan seluler”, ujar Sifrit Kause, Kepala Desa Muke kepada Media ini, Rabu (30/07/2024) di Aula Kantor Desa.
Kesulitan untuk mengakses jaringan Seluler kata dia, sangat amat di rasakan warga Desa nya. Bahkan hal tersebut juga mempengaruhi kualitas layanan publik kepada warga Desa.
Sifrit Kause mengatakan, hal yang sama juga di keluhkan oleh sejumlah guru di SD Negeri Muke atau SMP Negeri Muke dalam melakukan input data ke Dapodik.
“Kadang para guru mengeluh kepada saya tentang sulitnya akses jaringan seluler, saya hanya bisa minta mereka bersabar, dan tetap usahakan cara agar Desa Muke bisa segera terjangkau jaringan”, ucapnya.

Kendala lain yang dirasakan ungkap Kepala Desa, pihaknya sulit untuk melakukan pelaporan penggunaan dana Desa secara online langsung dari kantor desa.
Di beberapa kesempatan aparat Desa yang bertanggung jawab selesaikan tugas laporan pertanggungjawaban harus menginap di rumah warga.
“Dirumah warga yang di pakai nginap kadang juga hilang jaringan, di beberapa waktu seperti kondisi cuaca kurang bagus malah tidak tersedia layanan jaringan, kami susah”, ujarnya sambil bergurau.
“Jujur saja saya ketinggalan informasi. Untuk antisipasi itu saya setiap subuh sudah ke titik yang ada jaringan untuk lihat informasi baru, misalnya surat dari Pemda atau dinas terkait. Itu setiap hari saya lakukan”, tambahnya.
Selaku seorang pemimpin dirinya sudah berupaya menghimbau kepada Pemerintah Daerah di berbagai kesempatan untuk kendala yang di alami namun belum terealisasi.
Sejumlah proposal pengajuan pemasangan jaringan pun sudah ia lakukan namun belum membuahkan hasil positif.
Dirinya berharap ada pihak yang mau membantu dalam proses pengajuan permohonan pembangunan jaringan Telekomunikasi ke Telkom sebagai penyedia jasa layanan internet.
Sehingga warga Desa Muke dapat menikmati kenyamanan era digital yang telah berkembang pesat seperti saat ini.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















