Jaringan Seluler Tidak Tersedia, Kepala Desa Muke Akui Ketinggalan Informasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 70 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tower Jaringan Telekomunikasi (sumber: red)

Foto: Tower Jaringan Telekomunikasi (sumber: red)

Oelamasi, AtlasNews. ID – Kemajuan teknologi informasi ternyata belum merata di setiap tempat di Kabupaten Kupang. Buktinya Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, NTT, belum terjangkau jaringan seluler.

Dibeberapa titik tertentu khususnya yang berbatasan dengan desa Nunmafo, dan ibukota kecamatan yang dapat mengakses jaringan sedangkan 3 dusun lainnya belum terjangkau jaringan seluler.

Akibatnya warga tidak dapat mengakses internet menggunakan jaringan seluler, padahal desa ini hanya berjarak 39 kilometer atau jarak tempuh perjalanan sekitar 1 jam dari ibu kota Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ketinggalan informasi. Ada perkembangan berita atau isu menarik lainnya, saya tidak bisa akses. Untuk area kantor desa saja tidak ada jaringan seluler”, ujar Sifrit Kause, Kepala Desa Muke kepada Media ini, Rabu (30/07/2024) di Aula Kantor Desa.

Kesulitan untuk mengakses jaringan Seluler kata dia, sangat amat di rasakan warga Desa nya. Bahkan hal tersebut juga mempengaruhi kualitas layanan publik kepada warga Desa.

Sifrit Kause mengatakan, hal yang sama juga di keluhkan oleh sejumlah guru di SD Negeri Muke atau SMP Negeri Muke dalam melakukan input data ke Dapodik.

“Kadang para guru mengeluh kepada saya tentang sulitnya akses jaringan seluler, saya hanya bisa minta mereka bersabar, dan tetap usahakan cara agar Desa Muke bisa segera terjangkau jaringan”, ucapnya.

Jaringan Seluler Tidak Tersedia, Kepala Desa Muke Akui Ketinggalan Informasi
Foto: Kepala Desa Muke, Sifrit Kause.

Kendala lain yang dirasakan ungkap Kepala Desa, pihaknya sulit untuk melakukan pelaporan penggunaan dana Desa secara online langsung dari kantor desa.

Di beberapa kesempatan aparat Desa yang bertanggung jawab selesaikan tugas laporan pertanggungjawaban harus menginap di rumah warga.

“Dirumah warga yang di pakai nginap kadang juga hilang jaringan, di beberapa waktu seperti kondisi cuaca kurang bagus malah tidak tersedia layanan jaringan, kami susah”, ujarnya sambil bergurau.

“Jujur saja saya ketinggalan informasi. Untuk antisipasi itu saya setiap subuh sudah ke titik yang ada jaringan untuk lihat informasi baru, misalnya surat dari Pemda atau dinas terkait. Itu setiap hari saya lakukan”, tambahnya.

Selaku seorang pemimpin dirinya sudah berupaya menghimbau kepada Pemerintah Daerah di berbagai kesempatan untuk kendala yang di alami namun belum terealisasi.

Sejumlah proposal pengajuan pemasangan jaringan pun sudah ia lakukan namun belum membuahkan hasil positif.

Dirinya berharap ada pihak yang mau membantu dalam proses pengajuan permohonan pembangunan jaringan Telekomunikasi ke Telkom sebagai penyedia jasa layanan internet.

Baca Juga :  Megawati Soekarnoputri Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret. Kok Bisa? 

Sehingga warga Desa Muke dapat menikmati kenyamanan era digital yang telah berkembang pesat seperti saat ini.

Berita Terkait

Buka Uitiuh Tuan Cup 4, Bupati Kupang Tegaskan Sportivitas dan Komitmen Jaring Bakat Lokal Semau
Kades Manusak Soroti Masalah Perubahan Desil Bantuan Sosial dan Kasus Indikasi Judi Online 24 Warga
Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Kupang Tunjukkan Tren Positif, Capai Rp29 Miliar Lebih per Agustus
Wujud Aksi Nyata: Jan Pieter Windy Perkuat Sarana Polsek Amarasi Lewat Bantuan Komputer
Dapat Tambahan DAU 174 M, Bupati Kupang Yosef Lede: Terimakasih Presiden Prabowo
Tingkatkan Keselamatan Jalan Tol, Jasa Marga dan Jasa Raharja Integrasikan Layanan Digital Melalui Aplikasi Travoy
Hadiri Rakor Optimalisasi PAD Sumut, Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat
Lobi Gesit Bupati Yosef Lede Berbuah Manis, Boyong Hibah 7 Unit Mobil Innova dan Dental Kit dari Kemenkeu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:49 WITA

Buka Uitiuh Tuan Cup 4, Bupati Kupang Tegaskan Sportivitas dan Komitmen Jaring Bakat Lokal Semau

Jumat, 4 September 2026 - 19:53 WITA

Kades Manusak Soroti Masalah Perubahan Desil Bantuan Sosial dan Kasus Indikasi Judi Online 24 Warga

Jumat, 4 September 2026 - 10:55 WITA

Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Kupang Tunjukkan Tren Positif, Capai Rp29 Miliar Lebih per Agustus

Jumat, 4 September 2026 - 07:34 WITA

Wujud Aksi Nyata: Jan Pieter Windy Perkuat Sarana Polsek Amarasi Lewat Bantuan Komputer

Kamis, 3 September 2026 - 12:55 WITA

Tingkatkan Keselamatan Jalan Tol, Jasa Marga dan Jasa Raharja Integrasikan Layanan Digital Melalui Aplikasi Travoy

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WITA

Hadiri Rakor Optimalisasi PAD Sumut, Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat

Rabu, 2 September 2026 - 20:12 WITA

Lobi Gesit Bupati Yosef Lede Berbuah Manis, Boyong Hibah 7 Unit Mobil Innova dan Dental Kit dari Kemenkeu

Selasa, 1 September 2026 - 08:11 WITA

Buka Turnamen Kades Kuanheun Cup V, Bupati Kupang Serukan Sportivitas dan Gelontorkan Bantuan Rp50 Juta

Berita Terbaru