Jaringan Seluler Tidak Tersedia, Kepala Desa Muke Akui Ketinggalan Informasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 87 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tower Jaringan Telekomunikasi (sumber: red)

Foto: Tower Jaringan Telekomunikasi (sumber: red)

Oelamasi, AtlasNews. ID – Kemajuan teknologi informasi ternyata belum merata di setiap tempat di Kabupaten Kupang. Buktinya Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, NTT, belum terjangkau jaringan seluler.

Dibeberapa titik tertentu khususnya yang berbatasan dengan desa Nunmafo, dan ibukota kecamatan yang dapat mengakses jaringan sedangkan 3 dusun lainnya belum terjangkau jaringan seluler.

Akibatnya warga tidak dapat mengakses internet menggunakan jaringan seluler, padahal desa ini hanya berjarak 39 kilometer atau jarak tempuh perjalanan sekitar 1 jam dari ibu kota Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ketinggalan informasi. Ada perkembangan berita atau isu menarik lainnya, saya tidak bisa akses. Untuk area kantor desa saja tidak ada jaringan seluler”, ujar Sifrit Kause, Kepala Desa Muke kepada Media ini, Rabu (30/07/2024) di Aula Kantor Desa.

Kesulitan untuk mengakses jaringan Seluler kata dia, sangat amat di rasakan warga Desa nya. Bahkan hal tersebut juga mempengaruhi kualitas layanan publik kepada warga Desa.

Sifrit Kause mengatakan, hal yang sama juga di keluhkan oleh sejumlah guru di SD Negeri Muke atau SMP Negeri Muke dalam melakukan input data ke Dapodik.

“Kadang para guru mengeluh kepada saya tentang sulitnya akses jaringan seluler, saya hanya bisa minta mereka bersabar, dan tetap usahakan cara agar Desa Muke bisa segera terjangkau jaringan”, ucapnya.

Jaringan Seluler Tidak Tersedia, Kepala Desa Muke Akui Ketinggalan Informasi
Foto: Kepala Desa Muke, Sifrit Kause.

Kendala lain yang dirasakan ungkap Kepala Desa, pihaknya sulit untuk melakukan pelaporan penggunaan dana Desa secara online langsung dari kantor desa.

Di beberapa kesempatan aparat Desa yang bertanggung jawab selesaikan tugas laporan pertanggungjawaban harus menginap di rumah warga.

“Dirumah warga yang di pakai nginap kadang juga hilang jaringan, di beberapa waktu seperti kondisi cuaca kurang bagus malah tidak tersedia layanan jaringan, kami susah”, ujarnya sambil bergurau.

“Jujur saja saya ketinggalan informasi. Untuk antisipasi itu saya setiap subuh sudah ke titik yang ada jaringan untuk lihat informasi baru, misalnya surat dari Pemda atau dinas terkait. Itu setiap hari saya lakukan”, tambahnya.

Selaku seorang pemimpin dirinya sudah berupaya menghimbau kepada Pemerintah Daerah di berbagai kesempatan untuk kendala yang di alami namun belum terealisasi.

Sejumlah proposal pengajuan pemasangan jaringan pun sudah ia lakukan namun belum membuahkan hasil positif.

Dirinya berharap ada pihak yang mau membantu dalam proses pengajuan permohonan pembangunan jaringan Telekomunikasi ke Telkom sebagai penyedia jasa layanan internet.

Baca Juga :  Warga Desa Lifuleo Blokir Jalan Menuju PLTU Timor 1, Ada Apa? 

Sehingga warga Desa Muke dapat menikmati kenyamanan era digital yang telah berkembang pesat seperti saat ini.

Berita Terkait

SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Solusi Perlindungan atau Ancaman Akhir Era Guru Honorer?
Menuju Oesao Maju: Adhi Tuka Usung Program Pangan hingga Kebangkitan Sepak Bola
Peringatan Keras Bupati Kupang: Jika Terjadi PSU Pilkades 2026, Camat hingga Panitia Wajib Ganti Rugi Anggaran!
Bupati Kupang Tegaskan Sanksi Diskualifikasi Bagi Pelanggar Pilkades 2026: “Jabatan Itu Anugerah, Jangan Memaksa!”
Kuota Sapi Melonjak, PAD Ternak Kabupaten Kupang Berpeluang Tembus Rp4 Miliar 
Tragedi Bus Pariwisata di Tol Ngawi-Solo: Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Biaya Perawatan dan Santunan Korban
Tragedi Tol Ngawi-Kertosono: Hiace Tabrak Truk Tronton, Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Korban  
Sambil Olahraga Dapat Diskon Pajak! Samsat Keliling Sapa Warga di CFD Kupang, Diskon PKB Tembus 75%  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00 WITA

SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Solusi Perlindungan atau Ancaman Akhir Era Guru Honorer?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Menuju Oesao Maju: Adhi Tuka Usung Program Pangan hingga Kebangkitan Sepak Bola

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:15 WITA

Peringatan Keras Bupati Kupang: Jika Terjadi PSU Pilkades 2026, Camat hingga Panitia Wajib Ganti Rugi Anggaran!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Bupati Kupang Tegaskan Sanksi Diskualifikasi Bagi Pelanggar Pilkades 2026: “Jabatan Itu Anugerah, Jangan Memaksa!”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:41 WITA

Tragedi Bus Pariwisata di Tol Ngawi-Solo: Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Biaya Perawatan dan Santunan Korban

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:36 WITA

Tragedi Tol Ngawi-Kertosono: Hiace Tabrak Truk Tronton, Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Korban  

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Sambil Olahraga Dapat Diskon Pajak! Samsat Keliling Sapa Warga di CFD Kupang, Diskon PKB Tembus 75%  

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:45 WITA

SNT 10 Kupang Siap Ground Breaking November: Lahan Clear, 80 Siswa Siap Huni Gedung Baru di TA 2027/2028

Berita Terbaru