“Penanganannya sangat maksimal. Kami sangat bersyukur ada satu bayi berusia dua tahun yang selamat dan dalam keadaan sehat, serta ada satu korban dari UGD yang sudah berpindah ke kamar rawat. Kami ingin memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya, baik dalam proses penyembuhan, pengobatan, maupun perlindungan yang menjadi tanggung jawab pemerintah,” tambahnya.
Update Operasi Evakuasi Basarnas
Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan bahwa hingga saat ini tim operasi gabungan telah berhasil mengevakuasi total 233 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari jumlah tersebut, sebanyak 176 korban selamat telah dievakuasi ke Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Perak maupun jalur darat dari Ketapang. Dalam insiden ini, tercatat lima orang korban meninggal dunia.
“Kemudian korban juga masih ada yang dalam perjalanan dari Masalembu, dan mudah-mudahan besok pagi sudah bisa kita terima di Tanjung Perak,” jelas Syafii.
Jasa Raharja Pastikan Hak dan Santunan Korban Terpenuhi
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, memastikan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama Kementerian Perhubungan, Basarnas, KSOP, Kepolisian, serta pihak rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pendataan korban serta proses penjaminan.
Awaluddin menegaskan bahwa seluruh korban musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II dijamin perlindungannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















