Jika semua aktivitas berhenti, sistem bank akan otomatis menandai rekening tersebut sebagai tidak aktif. Menariknya, beberapa bank membedakan antara rekening pasif dan rekening dormant.
Rekening pasif: masih bisa diaktifkan dengan melakukan transaksi kecil seperti setor tunai.
Rekening dormant: sudah benar-benar diblokir sementara, sehingga nasabah perlu datang ke cabang untuk mengaktifkannya kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyebab Rekening Menjadi Dormant
Ada banyak faktor yang membuat rekening berubah status menjadi dormant. Berikut penyebab yang paling umum:
1. Jarang digunakan
Banyak orang membuka rekening hanya untuk satu tujuan, misalnya, menerima gaji dari kantor lama atau keperluan program tertentu. Setelah tidak digunakan, rekening dibiarkan begitu saja tanpa ditutup.
2. Punya banyak rekening di berbagai bank.
Di era digital, kamu mungkin punya lebih dari satu rekening untuk kebutuhan berbeda: gaji, investasi, tabungan, dan belanja. Akibatnya, ada rekening yang jarang disentuh hingga akhirnya menjadi dormant.
3. Saldo terlalu kecil atau nol
Jika saldo di bawah saldo minimum yang ditentukan bank, rekening bisa dibekukan secara otomatis setelah beberapa bulan tidak ada transaksi.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















