Kelompok Pemuda Diduga Asal Sumba, NTT Serang Anggota KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 120 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, AtlasNews.ID – Kesalahpahaman terjadi antara anggota KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW dengan sekelompok pemuda yang diduga pendatang yang berasal dari Pulau Sumba(NTT) yang menyebabkan keributan sehingga mengakibatkan Serda Steven mengalami luka robek di kepala. Keributan tersebut terjadi di lapangan Big Ball Futsal Arena, Kerobokan, Badung, Bali, rabu(07/02/2024) malam.

Kronologi kejadian berawal dari Serda Steven yang merupakan danru SMR Ton Bang KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW bersama 15 orang anggotanya berangkat dari Asrama KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW pada sekitar pukul 19:30 wita untuk melaksanakan pertandingan Futsal di Jln. Raya Kerobokan no 88, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Setibanya Serda Steven beserta 15 orang anggota pada pukul 20:00 wita di lapangan Futsal, kemudian Serda Steven memarkirkan sepeda motornya disamping Kanan lapangan Futsal dan kemudian langsung masuk lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa saat kemudian Serda Steven kembali keluar dari dalam lapangan ke sepeda motornya untuk mengecek Handphonya yang ketinggalan di Dasbor sepeda motor miliknya.

Selanjutnya Serda Steven bertanya kepada beberapa pemuda yang kebetulan sedang duduk didekat Sepeda Motornya.

“Apakah ada yang melihat Handphone saya yang ketinggalam di Dasbor,” tanya Serda Steven.

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda yang merupakan salah satu terduga pelaku salah paham dan menganggap Serda Steven menuduh dirinya telah mengambil handphone milik Serda Steven, kemudian keduanya saling cekcok.

“Saya tidak takut dengan kamu,” ucap salah seorang pemuda sambil menunjuk wajah Serda Steven.

Setelah itu para pemuda tersebut pulang dan kemudian Pukul 20.30 Wita, sekelompok pemuda datang kembali ke lokasi dengan membawa masa kurang lebih sepuluh orang dan membawa senjata tajam.

Para pemuda asal sumba itu kemudian menyerang dengan melempar batu kearah anggota yang masih duduk – duduk di dalam lapangan Futsal sehingga Serda Steven terkena lemparan batu di bagian dahi dan pipi kirinya hingga luka memar dan berdarah.

Kelompok Pemuda Diduga Asal Sumba, NTT Serang Anggota KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW
Foto: kondisi korban.

Pada pukul 20.45 Wita, kelompok pemuda yang diduga merupakan pendatang asal Sumba tersebut melakukan menyerang kedua kalinya dengan membawa masa yang lebih banyak sekitar 30 orang dilengkapi dengan senjata tajam menyerang secara brutal melempar batu  kearah Anggota KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW yang masih berada di dalam lapangan.

Setelah selesai melakukan penyerangan, sekitar pukul 20.50 Wita, para kelompok tersebut melarikan diri ke arah selatan pusat kota.

Baca Juga :  Hadiri Indonesia Insurance Summit 2024, Rivan A. Purwantono Dorong Kolaborasi Sektor Asuransi

Anggota Polsek Kuta yang tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 20:55 wita dan langsung mengamankan situasi dan kemudian melarikan korban Serda Steven ke rumah sakit Mahendradata.

Menurut pengakuan saksi, Kamal yang sedang berjualan didekat tempat kejadian menceritakan bahwa penyerangan pertama  ada sekolmpok orang yang berjumlah kurang lebih 10 orang melakukan penyerangan dengan melempari batu kepada orang -orang yang sedang bermain Futsal kemudian mereka pergi.

Kemudian beberapa aaat kemudian mereka datang kembali dan melakukan penyerangan yang ke 2 dengan membawa masa lebih banyak kurang lebih sekitar 30 orang dengan membawa senjata tajam dan tongkat kayu kemudian melakukan penyerangan kembali dengan melempari dengan batu kepada orang yang ada di dalam lapangan Futsal, kemudian mereka kabur menggunakan sepeda motor kearah selatan.

Sementara itu, Wildan yang kebetulan melewati daerah tersebut menerangkan, bahwa pada saat dirinya lewat, dirinya melihat ada kerumunan massa sekitar 30 orang yang sedang melempar batu kearah yang bermain futsal kemudian orang tersebut melarikan.

Kasus ini kemudian telah masuk dalam penyelidikan Polresta Denpasar bekerjasama dengan Denpom IX/3 Denpasar dan mengambil barang bukti berupa rekaman CCTV lapangan Big Ball Futsal Arena.

Kelompok Pemuda Diduga Asal Sumba, NTT Serang Anggota KIPAN A Kesatuan YONIF 900/SBW
Foto: CCTV lapangan Big Ball Futsal Arena yang berhasil merekam kejadian penyerangan.

Berita Terkait

Selenggarakan Apel PAM Lebaran 2025, PT Jasa Raharja Siagakan Personel di Seluruh Indonesia untuk Hadapi Arus Mudik dan Balik
Sukseskan Swasembada Pangan 2027, Kementan Percepat Akselerasi Program Oplah Di Kabupaten Kupang
Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Kemenhub, dan Korlantas Polri Survei Pelabuhan Merak dan Bakauheni
Gelar Diskusi Interaktif HAKORDIA 2024, Jasa Raharja Perkuat Komitmen Antikorupsi
Implementasikan Arahan Kementerian BUMN, Jasa Raharja Siap Sukseskan Mudik Nataru 2024 
Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Monev Penegakkan Hukum TW IV 2024
Gugatan Pilkada 2024 Di Mahkamah Konstitusi. Adhitya Nasution: Penetapan KPU Belum Harga Mati
Rivan A. Purwantono: JR Muda 2024, Kunci Transformasi dan Keberlanjutan Jasa Raharja di Masa Depan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:30 WITA

Kerja Sama Jasa Raharja NTT dan SMP Negeri 5 Kupang: Wujud Kepedulian pada Keselamatan Lalu Lintas

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:19 WITA

Tepis Isu Keretakan Bupati dan Wabup. DPD PSI Kabupaten Kupang: Tidak Benar, Justru Makin Mesra!

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:20 WITA

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Sosial di Kabupaten Pidie, Aceh

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:16 WITA

Taat Setor Pajak PBB, Tagihan 2024 Tertulis Hutang. Warga Desa Oematnunu Meradang! 

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:49 WITA

Dituding Lakukan Penyerobotan Lahan, Kades Tesabela Angkat Bicara. Fakta Mencengangkan Terungkap! 

Sabtu, 29 November 2025 - 11:30 WITA

Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Perkuat Edukasi Keselamatan 

Sabtu, 29 November 2025 - 08:00 WITA

Digiring Ketua LP2TRI, Ayub Titu Eki Menampik. Berikut Klarifikasinya!

Jumat, 28 November 2025 - 12:58 WITA

Pendaftaran Lomba Hias Pohon Natal 2025 Diperpanjang. Update Terbaru Sudah Mencapai 40 Peserta!

Berita Terbaru