Ketahanan Pangan Terancam, Petani Tenggelam dalam Peradaban di Tengah Kemerdekaan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Agustus 2024 - 11:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 457 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Oleh : Gregoriana Putri Tafoki Syamsudin, S.I.P.) 

AtlasNews. ID – Pertanian merupakan salah satu aspek kemakmuran suatu negara dan tonggak peradaban dalam menentukan kelangsungan hidup dari generasi ke generasi suatu bangsa. Tidak hanya itu Pertanian juga menjadi tulang punggung ekonomi dan fondasi ketahanan pangan.

Faktanya sektor pertanian dalam perekonomian yang ada di NTT masih belum dikelola secara maksimal, hal ini dibuktikan dengan hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) produktivitas pertanian di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara maju lainnya.

Sektor pertanian yang menjadi leading sector perekonomian di NTT memberikan kontribusi sebesar 29,60% dengan subsektor kontribusi terbesar dari Peternakan yaitu 10,54%, tanaman pangan 7,53%, dan perikanan 6,19%.

Topografi di NTT menyebabkan Petani sulit untuk mengelola lahan pertanian karena kondisi lahan pertanian di NTT hampir 80% didominasi oleh lahan kering. Karena adanya keterbatasan pengetahuan dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola lahan kering, menyebabkan sebagian petani yang ada di NTT beralih menjadi petani hortikultura untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pekerja di sektor pertanian adalah lulusan SD ke bawah berjumlah 66,76%, dengan persentase petani milenial berusia 15-24 tahun 14,91% dan 25-34 tahun 18,80%.

Baca Juga :  Ekspansi Tandurasa di Kabupaten Kupang: Inovasi Baru Sektor Pertanian Terpadu Dan Ciptakan Petani Muda Cerdas

Berita Terkait

“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “
Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan
Transformasi Ekonomi dan Industrialisasi Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki
Ormas Dan Klaim Palsu: Ancaman Bagi Kepercayaan Program Unggulan Prabowo-Gibran
Pemuda sebagai Motor Perubahan: Menjawab Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Transparansi Demokrasi Tercoreng Sikap KPU Kabupaten Kupang. Kebebasan Pers Dibungkam
Kecepatan dan Kontroversi RUU Pilkada 2024: Menyoroti Proses Legislasi DPR, Putusan MK, dan Respon Masyarakat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:31 WITA

5 Desa di Kupang Barat Belum Tetapkan APBDes, Pemerintah Kecamatan Siapkan Surat Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WITA

BPD dan Pemerintah Desa Tablolong Tetapkan APBDes 2026 Melalui Musyawarah

Kamis, 16 April 2026 - 10:30 WITA

Sikapi Polemik Kadus ‘Aktif’ Meski Purna Tugas, Camat Fatuleu Akan Segera Audit Administrasi Desa Tolnaku

Rabu, 15 April 2026 - 17:08 WITA

Bukan Gertakan Sambal, Pegawai P3K di Kupang Bayar Denda KTR Usai Kedapatan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 12:41 WITA

Bupati Yosef Lede Targetkan SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan dan Rujukan

Rabu, 15 April 2026 - 08:29 WITA

Tinjau Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kupang Tengah

Selasa, 14 April 2026 - 18:46 WITA

Kursi Panas Kadus 2 Oebaha: Benarkah Ada Pembiaran Pelanggaran Aturan di Tolnaku?

Selasa, 14 April 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Keselamatan Berkendara, Jasa Raharja Dukung Apel Kendaraan Dinas Tahap II Provinsi NTT

Berita Terbaru