Oelamasi, AtlasNews. ID – Warga Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, NTT, pasrah akan nasib mereka jadi daerah terisolir tanpa jaringan Telekomunikasi.
Hal ini di keluhkan oleh Gustri Alexander The warga Dusun I, RT 003/RW 001 Desa Muke kepada media ini, pada Rabu (31/07/2024).
“Kami warga desa Muke pasrah saja dengan nasib kami, untuk dapatkan akses telekomunikasi saja kami harus ke desa tetangga”, ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mengakui disaat perkembangan teknologi seperti masa sekarang warga Desa Muke belum sepenuhnya menikmati nya secara penuh.
“Jaman sekarang sudah maju, di desa lain jaringan Telekomunikasi tersedia bahkan dalam kamar saja bisa akses jaringan 4G, kalau kami di sini beda cerita”, tandasnya.
Gustri yang merupakan staf kantor Desa Muke mengisahkan, Pemerintah Kabupaten Kupang saat ini sedang mengedepankan digitalisasi dalam pelaporan LPJ desa namun pihaknya memiliki kendala jaringan.
“Saat kerja LPJ dan mau laporkan, kami harus nginap di rumah warga di desa tetangga yang dapat jaringan. Kalau tidak begitu pelaporan LPJ kami tidak sampai ke Pemda atau dinas terkait”, jelasnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya berharap publikasi positif awak media terkait kondisi yang sedang di alami Desa Muke dapat menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Kupang.
Dan dirinya yakin Pemerintah Kabupaten Kupang dapat membantu Desa Muke agar keluar dari masalah koneksi Jaringan yang kurang memadai.
“Semoga Pemda Kabupaten Kupang bisa bantu kami, kalau bisa ada 1 tower Telekomunikasi di daerah kami sehingga kami juga menikmati kenyamanan era digital”, tutupnya.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















