Kupang, AtlasNews.ID – Kota Kupang atau Kota yang dijuluki dengan sebutan Kota Kasih, sepertinya tidak akan kehabisan stok pemuda-pemudi yang cerdas berbakat dan siap bersaing dimasa mendatang sebagai generasi penerus bangsa.
Seperti salah seorang sosok pemudi satu ini. Dia adalah Merzy Mooy, S.T. M.T warga Kota Kupang, Putri pasangan Rojosep mooy dan Ribka Dina Mooy Giri ini lahir di Kupang 21 Maret 1994.
Di usianya yang baru 29 tahun ini, dia sudah bergelar S2 (Master Teknik) dan menjadi dosen Fakultas Teknik di universitas Katolik Widya Mandira.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mengajar sebagai dosen Analisa Struktur dan Teknologi Bahan, Ia juga di ketahui Gemar Menulis buku.
Dan salah hasil Karya nya bersama dengan 2 teman lain yaitu, Stephanus Ola Demon,S.T., M.T. dan Mauritus I.R. Naikofi, S.T., M.T.
Untuk mengenal lebih dekat Merzy Mooy, S.T., M.T dan kariernya, berikut data yang di peroleh media ini.
Merzy Mooy, S.T., M.T atau yang akrap di panggil Merzy ini, Menyelesaikan gelar akademis sarjana tahun 2017 di Universitas Nusa Cendana program studi Teknik Sipil fakultas Sains dan Teknik dan kemudian menyelesaikan gelar Magister Teknik di Institut Teknologi Sepuluh November pada Tahun 2020 Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan dan Kebumian(FTSPK).
Diakui nya, Meskipun keterbatasan finansial keluarga nya tak membuat nya patah semangat dalam mengejar cita cita dan kecintaaan nya terhadap dunia Teknik.
“Saat kuliah saya iri dengan teman saya yang menjadi pembantu dosen. Tapi berkat usaha dan kerja keras serta penyertaan Tuhan, Saat ini Puji Tuhan saya menjadi Dosen,”Ujar nya.
Berikutnya di tahun 2021, Merzy menjadi Dosen di Fakultas Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.
Di saat kesibukan nya sebagai Dosen, Tak lupa Ia meluangkan waktu untuk menulis Tesis dan Artikel jurnal yang kemudian di tuangkan ke dalam sebuah buku.
Dan buku yang berhasil ia Tulis itu berjudul Kapasitas Geser Balok Beton Bertulang Dan Balok Beton fly ash Sebagai Bahan Pengganti Semen.
Keberhasilan nya menulis buku tak luput dari kontribusi 2 rekan nya dan kolaborasi bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh November dengan menyelesaikan beberapa penelitian tentang beton.
Dalam bukunya, Merzy mengulas tentang teknologi baru penggunaan limbah batu bara yaitu Fly Ash(Abu Terbang) pada pabrik atau pembangkit listrik yang menggunakan batu bara.
Fly ash sendiri gunakan sebagai materi bahan baku untuk menggantikan semen pada beton, karena mempunyai sifat pozzolanic.
Hal ini memungkinkan terjadinya peningkatan kekuatan dan durabilitas dari beton. Adanya penggunaan fly ash dapat menjadi faktor kunci pada pemeliharaan beton tersebut.
“Bagi orang Awam,Fly Ash mungkin di bilang baru, tapi teknologi ini sudah ada dari tahun 90 an,”Ungkap nya.
Dikatakan Merzy, Beton yang menggunakan semen portland/biasa lebih mudah terkena korosi(karat), Sehingga dirinya lebih menganjurkan Fly Ash sebagai bahan pengganti semen dalam sturktur pembuatan beton karena sifat nya yang tahan terhadap korosi.
Ia menjelaskan produksi semen menjadi salah satu penghasil karbon dioksida terbesar yang dapat menjadi meningkatnya suhu rata rata dan kadar CO2 di atmosfer yang membuat lapisan Ozon menipis.
“Ini tidak baik, Apalagi kita tahu kalau hutan sudah tidak banyak tersedia. Itu yang mendorong para peniliti untuk mencari material yang sifat beton dan kuatnya sama dengan semen tapi proses pembuatan nya tidak menjadi bahaya pemanasan global,”Jelasnya.
Lebih Lanjut Dosen Muda ini mengatakan, Dirinya mempunyai mimpi dalam masa yang akan datang teknologi fly ash pada pada beton akan di gunakan secara masif dalam dunia pembangunan di indonesia.
Dengan gelar magister yang ia dapati saat ini belum di rasa cukup, Ia bercita cita untuk mengejar S3 atau Gelar doktor ilmu teknik di Unifersity of Oxford di London Inggris.
Merzy Mooy berpesan pada para generasi muda Nusa Tenggara Timur untuk terus mengejar ilmu, bermimpi lah setinggi tingginya dan berusaha meraih impian dalam setiap cita cita.
Jangan takut bersaing, dan paling penting ialah giat belajar dan utamakan Tuhan dalam setiap Perkara.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















