PERDANA. 265 Ton Produk Garam Yodium Kemasan Asli Kabupaten Kupang Tembus Pasar Jakarta!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 349 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Kabupaten Kupang kini boleh berbangga, produk garam kemasan untuk konsumsi kini mulai dipasarkan.

Tak tanggung tanggung, produk garam bermerek Saltera yang diproduksi secara massal oleh PT. Garam Cahaya Indonesia ini dipasarkan ke Jakarta sebanyak 265 Ton.

Dalam ceremony pelepasan 11 unit mobil kontainer pengangkut produk garam Saltera tersebut dihadiri oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., didampingi Plt. Kepala Dinas Bapenda Kabupaten Kupang, Okto Tahik, Kabag  Prokopim, Beni Selan dan Kepala Desa Oebelo, Marten Halla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pula Ketua Asosiasi Industri Garam Nasional Provinsi NTT, Daniel Cherlin, Direktur PT. Garam Cahaya Indonesia, Stanley Jayapranata, serta mitra Direktur PT. Tjakrawala Timor Sentosa, Aristoteles Cherlin, dan PT. Garam Terang Indonesia, Eryc Bunga.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Asosiasi Garam Industri Provinsi NTT dan PT Garam Cahaya Indonesia dengan menghadirkan produk garam kemasan pertama di Kabupaten Kupang.

PERDANA. 265 Ton Produk Garam Yodium Kemasan Asli Kabupaten Kupang Tembus Pasar Jakarta!
Foto: Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H bersama Direktur PT. Garam Cahaya Indonesia saat melepas 11 kontainer produk garam Kemasan.

Selain itu juga menjadi brand pertama dari produk garam kemasan yang dipasarkan ke pasar Jakarta.

Baca Juga :  Pilkada 2024 Sukses! Bawaslu Kabupaten Kupang Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder

Berita Terkait

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!
Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”
Sidak Program MBG di SPPG Sillu, Kader Gerindra Temukan Sejumlah Kekurangan
Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke
Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WITA

Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:13 WITA

Sidak Dapur MBG Sillu: Pengawasan Lemah.! Diduga Jadi Tempat Miras dan Karaoke

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:13 WITA

Kejagung Bongkar Gurita Korupsi MBG: Seret Mantan Kepala BGN dan Modus Afiliasi Yayasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WITA

Sikap Defensif Pengelola SPPG Sillu Pasca-Sidak: Dugaan Intimidasi Wartawan dan Dalih “Tanggung Jawab Bersama”

Berita Terbaru