Kupang, ATN – Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker melakukan audiensi dan presentasi profil perusahaan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang terkait rencana pembangunan unit pembangkit baru, yaitu PLTMG Kupang 2.
Dihadapan Bupati Yosef Lede, beserta para pimpinan OPD, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Absalom Buy, Camat Kupang Barat, dan Kades Lifuleo, pihak PLTMG menjelaskan jika proyek ini diproyeksikan menjadi pilar penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam penjelasannya, PLTMG Kupang 1 melalui Manager UBP, Papua, Maluku, Nusa Tenggara, Adnan Widyantara merinci struktur kolaborasi di balik operasional pembangkit dimana PLN Persero bertindak sebagai Asset Owner serta PLN Indonesia Power berperan sebagai Asset Manager.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PLN Indonesia Power Services bertindak sebagai Asset Operator yang bertanggung jawab atas pemeliharaan.
Detail Proyek PLTMG Kupang 2
Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang tercantum dalam RUPTL 2025-2034.
Berikut adalah poin-poin utama rencana pembangunannya:
Kapasitas: 30 Megawatt (MW).
Lokasi: Dusun Panaf, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, menempati lahan milik PLN seluas kurang lebih 3,28 hektar.
Target Operasi: Dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada Desember 2028.
Target Konstruksi: Proses perizinan diharapkan rampung pada akhir 2026, sehingga konstruksi fisik dapat dimulai pada awal 2027.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















