Dibalik Dinginnya Sengketa KIB: Absalom Buy Puji “Jurus Cepat” Bupati Kupang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 204 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekertaris DPD PSI Kabupaten Kupang, Absalom Buy.

Foto: Sekertaris DPD PSI Kabupaten Kupang, Absalom Buy.

Kupang, ATN Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Absalom Buy, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah responsif yang diambil oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam menangani persoalan sengketa lahan di Kawasan Industri Bolok (KIB).

Saat ditemui di kediamannya pada Kamis (0/05/2026), Absalom menyatakan bahwa pendekatan musyawarah mufakat yang dikedepankan pemerintah daerah merupakan bukti keberpihakan nyata terhadap hak-hak masyarakat lokal di tiga desa, yakni Bolok, Nitneo, dan Akuni.

Absalom Buy menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mendorong perubahan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 6 Tahun 1997 terkait tata ruang kawasan industri tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sekertaris DPD PSI Kabupaten Kupang itu, aturan yang sudah berusia puluhan tahun itu perlu ditinjau kembali agar ada kejelasan batas antara wilayah industri dan tanah hak milik masyarakat.

“Langkah-langkah menuju pengukuran ulang batas kawasan sudah mulai berjalan. Kami meminta Pemerintah Provinsi NTT dan DPRD Provinsi untuk serius meninjau kembali Perda dan Pergub tersebut agar hak masyarakat tidak terpinggirkan,” ujar Absalom.

Bupati Yosef Lede Dinilai Pro-Rakyat

Lebih lanjut, Absalom menilai sosok Bupati Kupang,  Yosef Lede sebagai pemimpin yang betul-betul mengedepankan kepentingan rakyat kecil.

Baca Juga :  Tonjolkan Potensi Hortikultura, Pemdes Oematnunu Hiasi Stan Pameran UMKM HUT Ke-81 RI dengan Hasil Tani

Berita Terkait

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong
Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang
Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu
Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!
Dinilai Cacat Hukum dan Berat Sebelah, Warga Desa Enolanan Desak Pilkades Ditunda!
Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total
30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!
Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:16 WITA

Impian Jadi Nyata! Jan Pieter Windy dan Partai Gerindra Hadirkan Alat Musik Baru untuk Drumband Rajawali Camplong

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WITA

Gerindra Volly Cup 1 Resmi Dibuka: Jadi Wadah Jaring Bibit Atlet hingga Penggerak UMKM di Kabupaten Kupang

Selasa, 22 September 2026 - 10:51 WITA

Gebrakan Ekonomi dari Lapangan Voli: 67 Stan UMKM Meriahkan Gerindra Cup I di Fatuleu

Selasa, 22 September 2026 - 07:20 WITA

Proyek ‘Mangkrak’ di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!

Senin, 21 September 2026 - 16:46 WITA

Mengabdi Tanpa Sekat: Zeda Giri Serukan Perubahan dan Kemandirian Desa Baumata Lewat Transparansi Total

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WITA

30 Tim Siap Berlaga di Turnamen Voli Gerindra Cup, Total Hadiah Rp100 Juta!

Minggu, 20 September 2026 - 11:21 WITA

Kades Kuanheun Cup V Memanas: Tuan Rumah dan Tim Legendaris Tersingkir, 16 Tim Terbaik Siap Sikut Berebut Takhta!

Sabtu, 19 September 2026 - 19:32 WITA

JPW Nekmese Cup II Resmi Ditutup! Jan Pieter Windy Janjikan Hadiah Rp100 Juta di Edisi Mendatang

Berita Terbaru