Kupang, ATN – Temuan mencengangkan terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Camat Fatuleu bersama Anggota DPRD Kabupaten Kupang di Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Sillu pada Rabu dini hari, 3 Juni 2026.
Sidak tersebut berhasil menguak dugaan mal-administrasi serius dalam pengelolaan dapur dan pengadaan bahan makanan.
Dalam pertemuan di lokasi, Ahli Gizi SPPG Sillu secara gamblang membeberkan praktik yang menyimpang dari standar operasional di hadapan para pejabat yang melakukan sidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu poin krusial adalah penggunaan satu supplier tunggal yang terkesan tidak transparan.
Lebih jauh, fakta di lapangan menunjukkan bahwa proses pembelanjaan bahan makanan kerap tidak dilakukan oleh pihak supplier, melainkan oleh Asisten Pelaksana (Aslap) dan Ahli Akuntan.
Ironisnya, karena sering terjadi ketidaksesuaian jumlah atau kekurangan bahan makanan dari supplier, pihak dapur terpaksa melakukan “tambal sulam” dengan membeli bahan makanan di pasar untuk mencukupi kebutuhan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















