KUPANG, ATN – Kebijakan Bupati Kupang terkait hilirisasi garam melalui program Garam Kupang Emas mendapat sambutan hangat dari kalangan legislatif. Politisi Partai Perindo, Mesak Mbura, menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi lokal menuju swasembada garam.
Kepada AtlasNews melalui pesan singkatnya Mesak Mbura menyadari potensi produksi garam di Kabupaten Kupang sangat menjanjikan. Kehadiran industri garam lokal ini dinilai vital untuk menopang kebutuhan garam daerah hingga nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada garam impor yang selama ini mendominasi pasar domestik.
“Selain pencapaian di sektor swasembada beras, upaya Pemkab Kupang untuk mencapai swasembada garam adalah langkah besar yang patut didukung penuh. Potensi daerah kita sangat luar biasa,” tegas Mesak, Selasa (28/07/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Soroti Dampak Limbah dan Polusi Udara
Meski mendukung penuh agenda hilirisasi, Mesak memberikan catatan kritis terkait dampak lingkungan yang menyertainya. Ia menekankan bahwa proses produksi garam tidak boleh mengabaikan kenyamanan dan kesehatan masyarakat setempat.
Sorotan tersebut muncul setelah Mesak menyerap aspirasi warga Dusun 1, Desa Oebelo, saat menggelar kegiatan reses beberapa waktu lalu. Warga yang tinggal berdampingan langsung dengan area pabrik garam kerap mengeluhkan adanya polusi udara dan potensi limbah produksi yang mengganggu aktivitas harian mereka.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















