Polres Kupang Menggelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berujung Kematian di Desa Oebelo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 153 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Polres Kupang menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Jumat (08/12/2023) di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-NTT.

Rekonstruksi di lakukan untuk mengetahui dan memperjelas penyidikan kasus penganiyaaan berujung kematian terhadap Dolfrosa Ida Anabanu(23) oleh Apsi Amnahas(38).

Dalam mengamankan rekonstruksi tersebut Polres Kupang melibatkan 40 personil di TKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polres Kupang Menggelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berujung Kematian
foto: adegan rekonstruksi di lakukan di TKP.

Kasus ini terjadi pada (08/10/2023) sekitar pukul 01.09 dini hari. Tersangka tega menghabisi nyawa pasangannya lantaran terbakar api cemburu. Keduanya merupakan pasangan belum sah sebagai suami-istri(kumpul kebo).

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Reskrim Iptu Elpidus Kono Feka menjelaskan, hasil rekonstruksi adalah sebagai bahan penyidik untuk dicocokkan dengan keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Tersangka Apsi Amnahas memeragakan 22 rangkaian adegan dimulai awal kejadian hingga pasca tersangka diduga menghabisi nyawa korban berinisial IDA.

“Hari ini kami dari Polres Kupang melaksanakan rekonstruksi terkait dugaan tidak pidana penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya orang di desa oebelo,” terangnya.

Menurutnya, dari 22 adegan terdapat beberapa adegan Penyidik menggunakan peran pengganti lantaran keterangan tersangka selalu berubah-ubah.

“Sebagian adegan dari awal hingga akhir diperankan dengan baik oleh tersangka, namun di beberapa adegan di perankan oleh peran pengganti,” ungkapnya.

“‘Rekonstruksi ini juga sekaligus untuk mengetahui fakta sebenarnya tentang kronologis dan perbuatan tersangka menghabisi nyawa korban,” tambahnya.

Tersangka Apsi Amnahas kerab berubah-ubah memberikan keterangannya, tetapi penyidik memiliki alat bukti lain yang menggambarkan perbuatan tersangka menghabisi nyawa korban.

Polres Kupang Menggelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berujung Kematian
Foto: Reka adegan yang di lakukan oleh tersangka.

Dirinya berharap dengan selesainya proses rekonstruksi dapat melengkapi semua berkas perkara untuk selanjutnya dilakukan tahap 2 ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

“Dalam waktu dekat segera kami merampungkan berkas perkara yang kami penuhi alat buktinya, salah satunya adalah rekonstruksi saat ini, dan akan kami limpahkan ke jaksa penuntut umum,” ungkapnya.

Tersangka Apsi Amnahas dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Dalam proses penyidikan yang kami lakukan, ada catatan kriminal yang di miliki oleh tersangka yaitu kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan keputusan Inkracht. Kami akan bersama dengan pihak kejaksaan akan menambahkan persangkaan pasal untuk tindakan yang berulang kepada tersangka,” jelasnya.

Baca Juga :  Penyidik Reskrim Polres Kupang Tahan 2 Pelaku Pembunuhan Di Desa Naitae

Kasat Reskrim juga menjelaskan, terkait dengan keberadaan anak korban dalam kasus ini merupakan saksi anak yang sesuai dengan mekanisme dalam proses pengambilan keterangan yang bersangkutan tetap menerima hak perlindungan dan pendampingan dari lembaga pemerintah.

Berita Terkait

Jejak Pelarian HB Terhenti di Pesta: Mengurai Benang Merah Teror Pembobol ATM dan Minimarket Kupang
Geger di Amarasi! Warga Oesena Temukan Jasad Bayi Diseret Peliharaan di Depan Rumah
Alfamart Babau Dibobol Maling, Brankas Dirusak dan DVR CCTV Raib: Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 Juta!
Atap Dilubangi, CCTV Dilumpuhkan. 1 Minimarket di Kabupaten Kupang Dibobol! Uang ATM dan Brankas Raib
Aksi Curanmor di RS Leona Noelbaki Terbongkar! Polsek Kupang Tengah Amankan 2 Pelaku!
Tragedi Asmara Terlarang 5 Tahun: Wanita di Noelbaki Tebas Istri Sah Pakai Parang hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Misteri di Hutan Mnera: Memburu Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus Cokelat
Aksi Brutal Remaja di Camplong Renggut Nyawa Pengendara: 2 Pelaku Diringkus.!!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Hari Sumpah Pemuda 2026, Wabup Kupang Ajak Pemuda Jadi Motor Kemajuan Berjiwa Patriotik dan Gigih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Sambut Nataru 2026/2027: Jasa Raharja Tak Cuma Bayar Santunan, Siap ‘Pasang Badan’ Cegah Kecelakaan Lalu Lintas!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Jasa Raharja Gelar Layanan Kesehatan dan Pelatihan Tanggap Darurat di Noelbaki

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:08 WITA

16 Besar LLMC III: Tunas Muda Hancurkan PS Kabupaten Kupang. Skor Mencolok 10-2!

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Bintang Amarasi Mengamuk! Nelson Nenobais Hancurkan Pertahanan PS Kabupaten Kupang Lewat 3 Gol

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Ukir Sejarah Baru! PS Kabupaten Kupang Siap Ladeni ‘Galaksi Bintang’ Tunas Muda di Babak 16 Besar LLMC III

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:37 WITA

Skuad Pincang, Mental Baja: PS Kabupaten Kupang Amankan Tiket 16 Besar LLMC III

Berita Terbaru