“Untuk tahun 2026 pada akhir tahun, jalan masuk kantor camat akan dihotmix, Desa Sumlili dan Oematnunu,” tegas Bupati Yosef Lede yang seketika disambut riuh tepuk tangan dan sukacita dari seluruh warga serta undangan yang hadir.
Orang nomor satu di Kabupaten Kupang itu menjelaskan bahwa akselerasi pembangunan jalan ini tidak sekadar pengerjaan fisik semata, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kupang tanpa terkecuali.
Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan dari tanah atau kerikil menjadi aspal hotmix di Desa Sumlili, Desa Oematnunu, serta jalur pelayanan publik di Kantor Camat Kupang Barat memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian kawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan merupakan tumpuan utama kehidupan mayoritas warga di Kupang Barat. Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap menjadi penghambat utama mobilitas komoditas warga menuju pusat pasar di Kota Kupang maupun pasar-pasar daerah.
Peningkatan jalan menjadi hotmix akan memangkas waktu tempuh secara signifikan, mengurangi biaya transportasi (freight cost), serta meminimalkan risiko kerusakan komoditas segar selama perjalanan. Dengan biaya angkut yang lebih murah, marjin keuntungan petani dan peternak dapat meningkat.
Akses jalan yang buruk sering kali membuat para tengkulak menawar hasil bumi warga dengan harga yang sangat rendah karena alasan sulitnya medan penjemputan. Ketika ruas jalan di Desa Sumlili dan Oematnunu selesai dikerjakan, akses transportasi umum maupun kendaraan angkut barang akan masuk dengan mudah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















