Kupang, ATN – Warga Desa Manusak kini mempertanyakan manfaat pengelolaan dana Desa yang tidak dirasakan secara maksimal dan mengeluhkan minimnya infrastruktur yang dibangun.
Menurut sejumlah warga yang berhasil di temui media ini, Senin (07/06/2025) di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ini mengaku jika pembangunan fisik dari anggaran Dana Desa yang hingga saat ini tidak nampak terlihat.
Zakeos Manoe, warga RT 11/ RW 5, Dusun IV mengatakan, sejak tahun 2020 hingga saat ini pembangunan fisik sejumlah infrastruktur tidak terlihat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan jika dalam masa kepemimpinan Kepala Desa Manusak, perkembangan Desa justru jalan ditempat, pasalnya sejumlah titik jalan yang sering digunakan masyarakat rusak.
“Kondisi ini sudah cukup memprihatinkan, saat hujan jalan yang sering kami gunakan ke sawah atau sekedar lewat sangat sulit, dimana mana ada lubang yang sangat menggangu kami, lalu manfaat dana desa selama ini kemana”, ujarnya.
Jose Freitas, warga RT 03/ RW 01 Dusun I, pada kesempatan tersebut mempertanyakan predikat Desa Terbaik Kabupaten Kupang tahun 2024 dalam pengelolaan dana desa yang juga jadi desa percontohan di Kabupaten Kupang.
Menurutnya, predikat tersebut sangat tidak layak karena tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan yang saat ini sangat dikeluhkan oleh sejumlah masyarakat termasuk dirinya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















