Oelamasi, AtlasNews.ID – (HD), tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Komitmen Kabupaten Kupang diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Kupang.
Direktur utama PT. Dua Sekawan itu memenuhi panggilan Polres Kupang pada hari Senin (03/06/2024) pukul 14:00 Wita dan diperiksa secara intensif oleh penyidik unit Tipidkor selama delapan jam hingga berakhir pada pukul 22:00 Wita.
Tim kuasa hukum tersangka HD, Abdul Wahab kepada awak media mengatakan, kliennya diperiksa untuk melengkapi keterangan saat masih menjadi saksi hingga ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi GOR Komitmen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Abdul Wahab tidak menjelaskan secara jelas terkait materi pemeriksaan tersangka HD kepada awak media.
Menurutnya, dengan membeberkan tentang materi pemeriksaan kliennya dimuka umum akan bertentangan dengan asas profesionalisme dirinya.
“Kalau rekan rekan media mau tahu tentang materi pemeriksaan, bisa ditanyakan langsung kepada penyidik,” ujarnya.
“Intinya Pak Haji akan kooperatif dan menjalankan semua proses hukum yang ada,” tambahnya.
Terkait langkah hukum yang selanjutnya akan ditempuh sebut Abdul Wahab, dirinya akan terus berkoordinasi dengan HD dan keluarga untuk mengambil keputusan dalam menentukan sikap dan akan menggunakan setiap ruang yang diberikan.
Abdul Wahab juga mengatakan pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa data yang akan diberikan kepada penyidik sehingga akan ada pemeriksaan tambahan pada kliennya pada hari Jumat, (07/06/2024).
“Ada beberapa data yang di minta penyidik untuk kami serahkan, sehingga jumat nanti klien saya akan kembali diperiksa. Untuk materi dan datanya apa saja tidak elok saya jabarkan kepada rekan rekan, ini sudah masuk materi perkara,” ungkapnya.
Dikatakan, HD menerima 110 pertanyaan dari penyidik unit Tipidkor Polres Kupang saat pemeriksaan dimulai pada pukul 14:00 Wita hingga berakhir tepat pada Pukul 22:00 Wita.
Lanjut Abdul Wahab, kliennya tidak memenuhi panggilan pertama penyidik Tipidkor Polres Kupang sejak ditetapkan sebagai tersangka karna sedang menjalani perawatan akibat sakit.
“Hari ini saja, jadwal untuk di periksa Polres Kupang itu jam 9 pagi, tapi karna Haji harus ada pemeriksaan darah puasa, akhirnya jam pemeriksaan digeser ke jam 2 siang tadi,” jelasnya.
Abdul Wahab mengakui kliennya saat ini belum ditahan Polres Kupang meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, hanya menjalani wajib lapor dia kali dalam seminggu.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















