Jelang Pilkada 2024, IRGSC Gelar Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 09:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 133 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, AtlasNews. ID – Jelang Pilkada serentak tahun 2024, Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC), gelar Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo yang digelar di SMKN 2 Kupang, pada Senin (26/8/24).

Dalam kegiatan ini IRGSC yang adalah mitra dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang bersinergi memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula di tingkat SMA/SMK dalam menghadapi pilkada serentak 2024.

Mengusung tema cerdas berdemokrasi di era digital, gelaran kegiatan tersebut berfokus pada beberapa hal, mulai dari tahapan pemilu, demokrasi, praktek penginderaan hoaks pemilu hingga sanksi-sanksi dalam pemilu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan oleh Direktur IRGSC, Dominggus Elcid Lee. Sambutan yang dikemas dalam bentuk komedi itu, berfokus pada bagaimana menangkal hoaks di era digital dan bagaimana menjadi pemilih cerdas

Menyambut kegiatan ini, Kepala Sekolah SMKN 2 Kupang, Welem Kana, mengucapkan terimakasih pada IRGSC karena telah memilih sekolah yang ia pimpin untuk menjadi bagian dari kegiatan Tular Nalar.

Dalam sambutannya, Welem menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan yang baik bagi para siswanya untuk belajar tentang politik dan demokrasi.

“ini tentunya kesempatan yang baik untuk kita belajar, belajar untuk menangkal hoaks, politik, demokrsi dan berpikir kritis dan menjadi bangsa yang maju”, ucap Welem.

Ia juga berpesan bagi para siswa agar mengikuti kegiatan dimaksud dengan serius karena ini merupakan bentuk pembelajaran yang tidak ditemukan di ruang kelas belajar.Jelang Pilkada 2024, IRGSC Gelar Sekolah Kebangsaan Tular Nalar Mafindo

Untuk diketahui, Tular Nalar adalah program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung oleh Google.org, dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana, telah muncul sebagai platform online pembelajaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyikapi hoaks melalui literasi digital dan pemikiran kritis.

Dikembangkan bekerja sama dengan Institut Kebudayaan dan Kemanusiaan MAARIF pada tahap awal, Tular Nalar telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam tiga tahun ini, dengan preferensi khusus untuk melibatkan first-time voters pre-lansia, dan lansia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Tular Nalar, silakan kunjungi kami di https:// tularnalar.id/tentang-kami/ atau terhubung dengan kami di platform media sosial melalui https://www. instagram.com/tularnalar/.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi miss informasi dan hoaks. Berdiri pada tahun 2016, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan.

Baca Juga :  Memasuki Tahapan Kampanye Pemilu 2024, Kapolres Kupang Keluarkan Himbauan Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas

MAFINDO memiliki 20 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan mencakup berbagai bidang, termasuk namun tidak terbatas pada pencegahan hoax, hoax busting, edukasi publik, seminar, lokakarya, advokasi, pengembangan teknologi anti-hoax, penelitian, dan keterlibatan sosial di tingkat akar rumput. Pelajari lebih lanjut tentang MAFINDO di https:// mafindo.or.id/tentang-mafindo/. (***) 

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru